Megawati Dorong Kepala Daerah Bentuk Pusat Komando Bencana

Yovie Wicaksono - 18 April 2021
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Foto : (Istimewa)

SR, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong Kepala Daerah maupun Ketua DPRD dari PDI Perjuangan untuk membuat Pusat Komando Bencana yang selalu melakukan update terhadap pusat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Arahan Megawati tersebut disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Terlebih, belakangan ini banyak terjadi bencana di beberapa daerah di Indonesia.

“Informasi terkait dengan bencana dari BMKG tersebut, agar segera menyebar luaskan ke masyarakat dan secepatnya berkoordinasi untuk melakukan mitigasi bencana,” ujar Hasto melalui keterangan resminya, Minggu (18/4/2021).

Selain membuat Pusat Komando Bencana, para Kepala Daerah maupun Ketua DPRD dari PDI Perjuangan diminta dalam mengembangkan kebijakan pembangunan, kebijakan tata ruang, kebijakan desain bangunan dan lainnya, benar-benar memertimbangkan aspek bencana.

Tak hanya itu, seluruh Tiga Pilar Partai juga diminta menjadikan informasi cuaca dan juga hal-hal yang berkaitan dengan bencana alam serta bencana lingkungan, untuk menjadikan informasi dari BMKG sebagai rujukan utama.

“Bagi Tiga Pilar Partai, informasi dari BMKG tersebut juga dijadikan pedoman di dalam mengambil tindakan antisipasi, melakukan simulasi bencana, dan berbagai upaya sosialisasi agar masyarakat sadar terhadap berbagai potensi bencana,” imbuh Hasto.

Kemudian arahan berikutnya adalah agar terus melatih Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Partai di dalam mitigasi bencana dan melakukan berbagai bentuk simulasi penanganan bencana dan bekerjasama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan BNPB.

“Baguna juga mematangkan protap penanganan bencana, protap tanggap darurat, dan juga kesiapan mobilisasi logistik dan tim dapur umum dalam hal terjadi bencana,” katanya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.