Malam Tahun Baru, Pengendara Pilih Menunggu Jembatan Suramadu Kembali Dibuka

Yovie Wicaksono - 1 January 2022
Petugas kepolisian sedang menertibkan pengendara yang memilih menunggu Jembatan Suramadu kembali dibuka di bahu jalan, Jumat (31/12/2021) malam. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada malam pergantian tahun, Jembatan Suramadu ditutup sejak Jumat (31/12/2021), pukul 22.00 WIB hingga Sabtu (1/1/2022), pukul 05.00 WIB.

Atas penutupan tersebut, sejumlah pengendara yang akan melintasi jembatan dari arah Surabaya menuju Madura terpaksa memilih menunggu di bahu jalan hingga jembatan kembali dibuka.

Ahmad, salah satu pengendara roda dua mengaku bingung harus kemana lantaran ia dan keluarganya tak bisa kembali ke rumah.

“Sebenarnya sudah tau kalau Suramadu ditutup jam 10, ini tadi rencananya mau bermalam ke rumah saudara di Pucang, tapi anak rewel minta pulang. Akhirnya ini tadi jam 9 dari Pucang mau ke Madura, saya kira nututi ternyata enggak,” ujar pria asal Arosbaya ini, Jumat (31/12/2021) malam.

“Tapi tadi dapat info kalau jam 12 buka lagi, makanya ini nunggu dulu. Kalau masih tutup sampai jam 5 ya terpaksa nginep, tapi gak tau dimana karenakan semua ditutup juga,” sambungnya.

Hal yang sama juga dialami Abu Bakar. Ia terpaksa tak bisa kembali ke rumah selepas kerja lantaran jembatan yang setiap hari ia lalui ditutup sementara.

“Saya sudah tau info penutupan ini sih dari kemarin. Nah ini kan saya tadi pulang kerja dari kawasan Rangkah jam 9 malam terus mampir ke rumah teman di Tanah Merah sebentar, eh pas mau pulang ternyata Suramadu sudah ditutup,” ujar warga Bangkalan, Madura ini.

Ia pun juga mengaku mendapatkan informasi jembatan akan kembali dibuka pada pukul 00.00 WIB, maka dari itu ia memilih menunggu di bahu jalan hingga jembatan kembali dibuka.

“Tadi ada yang kasih tau kalau jam 12 dibuka, makanya ini nunggu. Tapi kalau jam 12 belum buka ya gak tau mau pulang kemana. Terpaksa muter-muter daerah sini saja, karena kalau nunggu sampai jam 5 pagi kan pasti bosen, mau tidur juga dimana. Kalau numpang di rumah teman ya malu dan gak mau ngerepotin,” sambung pengendara roda dua ini.

Seorang pengendara mobil menolak diputar balik oleh petugas dan memaksa untuk diizinkan melintasi Jembatan Suramadu. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

Tak jarang, beberapa pengendara memaksa petugas agar diperbolehkan melintas. “Kita ini mau pulang pak, bukan tahun baruan. Terus kita gimana ini? orang mau pulang kok gak boleh. Disuruh putar balik itu kemana? Rumah saya di Madura. Yasudah saya nunggu disini saja sampai jam 5,” kata Masduki asal Bangkalan, salah satu pengendara roda empat yang sempat memaksa ingin melintas di Jembatan Suramadu.

Dari pantauan Super Radio, hingga 00.15 WIB Jembatan Suramadu masih ditutup. Pihak Kepolisian yang bertugas di lokasi pun membantah jika jembatan akan dibuka pada 00.00 WIB, melainkan pada 05.00 WIB.

Terkait adanya beberapa pengendara yang menolak putar balik, Kasatlantas Polres Tanjung Perak Eko Adi Wibowo mengatakan, pihaknya mengedepankan sisi humanis saat mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan yang ada.

“Kita humanis saja, berdebat itu biasa. Tapi kita humanis melayani masyarakat karena kita ikhlas melayani masyarakat agar jangan sampai covid ini menyebar ke masyarakat. Itu aja tujuan kita,” ujarnya.

Petugas kepolisian sedang mengarahkan sebuah bus untuk putar balik di depan pintu Gerbang (Tol Gate) masuk jembatan Suramadu. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

Ia menegaskan penutupan sementara ini dilakukan untuk menegakkan Inmendagri No 66/2021 dan Kepgub Jatim No 188/833/KPTS/013/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

“Kita ini menegakkan Inmendagri. Kemudian yang dikhawatirkan di atas Suramadu terjadi penumpukan perayaan tahun baru, euforia. Dimana ini akan mengganggu keselamatan dan penyebaran covid-19. Selain itu kalau dibentang tengah juga membahayakan keselamatan,” katanya.

Suasana di Jembatan Suramadu pada malam jelang pergantian tahun. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

Dalam penutupan sementara Jembatan Suramadu kali ini diterapkan tiga ring penutupan. Dimana ring pertama dilakukan penutupan di simpang empat perbatasan dengan wilayah Kecamatan Tambaksari.

Kemudian ring dua dilakukan di depan ruas jalan yang terdapat putar balik (U-Turn) di depan Puskesmas Kali Kedinding, Kawasan Kedung Cowek, berbatasan dengan Kecamatan Simokerto. Serta ring ketiga dilakukan penutupan di pintu Gerbang (Tol Gate) masuk jembatan Suramadu.

Meski begitu, tidak semua kendaraan dilarang melintas. Ada beberapa pengecualian, diantaranya adalah kendaraan emergency (yang sedang membawa orang sakit keras atau meninggal dunia), ambulans, kendaraan yang membawa sembako dan BBM, serta mobil pemadam kebakaran.

Dalam pengamanan tersebut, sebanyak 215 personil diterjunkan (mulai dari ring 1-3), dengan rincian 36 orang di antaranya dari Polres Tanjung Perak, 179 dari BKO, brimob, dirlantas, PJR Polda, Pramuka, Satpol PP, dan linmas. (fos/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.