Longsor Jember Satu Rumah Ambruk dan Sembilan Terisolasi

Rudy Hartono - 10 November 2025
Sebuah rumah ambruk terdampak longsor yang terjadi di bantaran sungai di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Minggu (9/11/2025). (foto: antara)

SR, Jember  – Satu rumah ambruk dan sembilan lainnya terisolasi akibat longsor yang terjadi di Kelurahan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (9/11/2025) sore.

“Hujan sedang hingga lebat mulai Minggu dini hari sampai siang di wilayah tersebut menyebabkan air sungai di Kecamatan Kaliwates meluap dan mengikis tanah di bantaran sungai,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Indra Tri Purnomo di kabupaten setempat.

Kemudian pada pukul 13.00 WIB, terdengar bunyi retakan di rumah warga bernama Sarina (75) yang berada di Jalan Imam Bonjol di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, sehingga pemilik rumah segera mengevakuasi diri.

“Pada pukul 13.15 WIB, terjadi tanah longsor dan rumah nenek Sarina yang berukuran 2×4 meter di bantaran sungai ambruk ikut terbawa longsor,” tuturnya.

Selain itu, dampak tanah longsor sepanjang kurang lebih 12 meter mengakibatkan jalan setapak dengan lebar dua meter di depan rumah korban terputus, sehingga sembilan rumah tidak memiliki akses untuk keluar masuk kendaraan roda dua.

“Akses jalan setapak terputus, sembilan rumah terisolasi tidak bisa keluar masuk kendaraan,” katanya.

Indra menjelaskan ancaman terjadinya potensi longsor susulan di dua rumah di sebelah rumah nenek Sarina karena dinding belakang rumah tetangganya juga sudah ada retakan baru.

“Rumah nenek Sarina hanyut terbawa longsor, sehingga untuk sementara korban mengungsi di rumah tetangga atau kerabatnya,” ujarnya.

Tim BPBD Jember telah melakukan koordinasi, asesmen, arahan, dokumentasi, dan mendistribusikan bantuan logistik untuk membantu korban yang terdampak tanah longsor tersebut, serta memasang tanda garis polisi agar lokasi yang rawan longsor tersebut tidak dilalui oleh warga sekitar.

“Petugas Destana Kaliwates akan memasang terpal di area longsoran agar longsor tidak semakin meluas dan mengancam rumah warga lainnya di Jalan Imam Bonjol tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat di lokasi terutama dua rumah di sebelah rumah nenek Sarina untuk mewaspadai terjadinya longsor susulan, dan mengosongkan rumah bagian belakang,” ujarnya.

Ia mengatakan BPBD Jember juga memberikan rekomendasi agar Dinas PU BMSDA melakukan pembangunan dinding penahan atau bronjong. (*/ant/red)

 

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.