Libur Nataru, Wisata Korea Fantasy Diserbu Pengunjung 

Yovie Wicaksono - 2 January 2020
Korea Fantasy di Dusun Margorejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), ribuan pengunjung padati destinasi wisata di lereng kaki Gunung Kelud yang baru saja dibuka pada awal Desember 2019, yakni Korea Fantasy di Dusun Margorejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya jumlah kendaraan baik roda dua, roda empat hingga bus Pariwisata yang terparkir di sepanjang halaman luar area lokasi wisata. Disamping itu, antrian juga terlihat di pintu masuk hingga loket  penjualan karcis.

Pemilik Korea Fantasy, Sri Ariyah mengatakan, jika pada hari biasa jumlah pengunjung yang datang kisaran ratusan. Namun menginjak libur panjang Natal dan Tahun baru wisatawan yang singgah mencapai ribuan.

“Kalau hari biasa pengunjung yang datang sekitar ratusan, kalau liburan seperti sekarang bisa ribuan,” ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, pengunjung yang datang tidak hanya dari seputaran Kediri melainkan dari berbagai daerah seperti Surabaya, Malang, Nganjuk, Blitar, Madiun, Malang bahkan Jakarta.

Sri Ariyah mengungkapkan, latar belakang dirinya  membuat destinasi wisata dengan menawarkan konsep Fantasy Korea lantaran ia menginginkan ada wahana wisata yang berbeda di desa tersebut.

“Dan pengen banget di desa saya ini ada wisata, untuk menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Banyaknya jumlah pengunjung atau wisatawan yang datang, pihaknya sampai harus menambah jumlah pekerjanya.

Salah satu pengunjung asal Simolawang Surabaya, Rosyid mengungkapkan, alasan berkunjungnya lantaran ingin mengobati rasa keingintahuan terkait wisata Fantasy Korea. Anak pertama dari tiga bersaudara ini mengaku  baru tau jika di Kabupaten Kediri ada Kampung Korea setelah melihat di media sosial.

“Ini datang bersama keponakan, ibu, istri dan teman. Sekalian singgah di rumah adik, di Kota Kediri,” tuturnya.

Sekedar informasi, dengan membeli tiket masuk Rp10.000 pengunjung bisa melihat suasana perkampungan Korea dengan bangunan yang khas, taman sakura, kolam renang, karaoke , terapi ikan serta wahana lainnya.

Bagi pengunjung yang hobi fotografi dan selfie, pihak pengelolah menyediakan penyewaan baju serta perlengkapan payung dan kipas ala Korea di lokasi. Untuk sewa baju dikenakan biaya Rp20.000 per dua puluh menit, payung Rp5000 per dua puluh menit serta kipas Rp5000 per dua puluh menit.

Dengan perlengkapan yang telah disediakan, pecinta fotografi maupun selfie bisa mengeksplore atau mengekspresikan diri di tempat ini, karena banyak sekali spot foto yang disediakan. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.