Lewat BUMDes, Mahasiswa Untag Surabaya Kuatkan Ikon Desa Balongdowo Sidoarjo

Yovie Wicaksono - 12 June 2023
Suara warga adalah artikel atau opini pribadi penulis dan bukan representasi redaksi Super Radio

Oleh : Mutiara Hikmah, Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo, mulai 13 Mei – 18 Juni 2023.

Program pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi kali ini mengusung tema ‘Penguatan Ikon Kampung Berbasis Potensi Lokal Di Wilayah Kecamatan Candi Sidoarjo’.

Dalam KKN tersebut, para Patriot Mengabdi (sebutan mahasiswa Untag yang KKN, red) ini didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, Devi Puspitasari dan bekerjasama dengan BUMDes “Amanah” Balongdowo yang dipimpin oleh Matsuni.

Sebagai wujud pemberdayaan masyarakat desa melalui BUMDes, mereka menghadirkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi (DPMD) untuk memberikan materi, salah satunya tentang analisa struktur jabatan dan pengenalan potensi diri masing-masing pengurus dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ‘Amanah’ Balongdowo.

Materi tersebut dipilih lantaran untuk memberikan pemahaman kepada pengurus BUMDes “Amanah” tentang penyusunan job deskripsi untuk memperjelas peran dari masing-masing pengurus.

“Program pendampingan pembuatan job deskripsi yang dilaksanakan ini semoga kedepannya dapat membantu pengurus dan para pemegang jabatan BUMDes Amanah dalam memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, sehingga BUMDes dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat Desa,” kata anggota NR7 yang juga mahasiswa Fakultas Psikologi Untag, Mutiara.

Sementara itu, Direktur BUMDes Amanah, Matsuni mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kemajuan dan perkembangan BUMDes kedepannya.

“Terima kasih kepada mas dan mbak dari Untag Surabaya serta Dinas DPMD Jawa Timur, semoga dengan pendampingan dan wawasan yang diberikan, kita (BUMDes Amanah) nanti dalam kepengurusannya dapat memaksimalkan potensi dalam menjalankan tugasnya. Dengan begitu nantinya apa yang menjadi ciri khas Desa Balongdowo bisa Go Nasional bahkan Go International,” ujar Matsuni. (*)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.