KY Jatim Nihil Aduan Sengketa Pemilu

Yovie Wicaksono - 8 April 2019
Gedung Komisi Yudisial Republik Indonesia, Jakarta. Foto : (Bisnis.com)

SR, Surabaya – Komisi Yudisial (KY) wilayah Jawa Timur hingga kini belum menerima aduan terkait sengketa pemilu 2019 yang masuk ke Pengadilan. Hal ini ditegaskan Koordinator Penghubung Komisi Yudisial Jawa timur Dizar Al Farizi kepada Super Radio, Senin (8/4/2019).

Dizar mengatakan, belum adanya aduan yang masuk ke Komisi Yudisial Jawa Timur, dikarenakan perkara tindak pidana pemilu tidak masuk ke pengadilan. “Yang jelas jika masuk ke Pengadilan kami melakukan pemantauan terkait kinerja hakim dalam menangani perkara ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski Komisi Yudisial di Jakarta telah memiliki Desk Pemilu, pihaknya tidak membuka posko pengaduan. Menurut rencana, Desk Pemilu akan berlangsung hingga seluruh proses tahapan Pemilu 2019 berakhir.

“Bisa jadi sampai penetapan, bergantung kebutuhan seperti apa nantinya,” terangnya.

Seperti diketahui, tahapan Pemilu 2019 sudah berlangsung sejak 2017 silam. Melansir laman https://infopemilu.kpu.go.id sejak 23 September 2018 telah berlangsung masa kampanye calon angota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden hingga 13 April 2019.

Selanjutnya, 14 – 16 April 2019 masa tenang. 17 April 2019 pemungutan dan penghitungan suara. 18 April 2019 – 22 Mei 2019 rekapitulasi penghitungan suara. 23 Mei 2019 – 15 Juni 2019 penyelesaian sengketa hasil pemilu presiden dan wakil presiden.

Juli -September 2019 peresmian keanggotaan dan puncaknya pada Agustus-Oktober 2019 pengucapan sumpah atau janji. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.