Khofifah Salurkan Program Perlindungan Sosial di Jember

Yovie Wicaksono - 18 September 2022
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) di Kabupaten Jember, Minggu (18/9/2022). Foto : (Istimewa)

SR,Jember – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) kepada 5 orang, Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 100% untuk Pengemudi Mikrolet 5 orang dan ojek  sebanyak 5 orang  di  Kabupaten Jember, Minggu (18/9/2022).

Orang nomor satu di Jatim ini juga turut menyerahkan secara simbolis bantuan paket untuk pencegahan stunting kepada 10 orang anak, Bantuan zakat produktif kepada 100 orang penerima zakat, serta meninjau pelaksanaan pasar murah di lokasi yang sama.

Penyerahan secara simbolis ini sekaligus untuk memastikan program perlindungan sosial penanganan dampak inflasi dan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digelontorkan Pemprov Jatim dapat tersalurkan lancar dan tepat sasaran.

Khofifah mengatakan, skema pembiayaan program perlindungan sosial akibat dampak inflasi dan kenaikan BBM ini  total sebesar Rp 257 Miliar, yang terdiri dari berbagai jenis bantuan.

“Jadi dari Rp 257 Miliar ini antara lain sektor yang barangkali sangat baru seperti pembebasan pokok pajak 100 persen untuk angkot dan ojek  yang tadi kita berikan. Memang ojek  sebagian besar ada di Surabaya Raya. Tetapi kita sedang menyisir juga di daerah-daerah seperti di Jember ini,” katanya.

Sebagai informasi, skema pembiayaan yang digelontorkan Pemprov Jatim totalnya sebesar Rp 257 Miliar. Total anggaran tersebut tersebar dalam banyak program. Rincinya terdiri dari pemberian Top Up Bantuan bagi Penerima Program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) dengan total bantuan senilai Rp. 2,4 Miliar.

Kemudian bantuan sosial bagi 24.271 pengemudi/ojek konvensional maupun online dengan total bantuan mencapai Rp 14,562 Miliar. Selain itu juga ada program pembebasan pajak kendaraan bermotor bagi angkutan umum terutama angkot  dengan total anggaran sebesar Rp. 64,147 Miliar.

Tak hanya itu Bantuan Sosial juga diberikan Pemprov Jatim bagi 30 ribu pelaku usaha mikro dengan total bantuan sebesar Rp 18 Miliar. Selanjutnya pemberian bantuan sosial bagi nelayan dengan total anggaran sebesar Rp. 12,462 Miliar. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.