Khofifah Beri Bantuan Jari Buatan

Yovie Wicaksono - 21 July 2019
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mengunjungi Wiji Fitriani. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (21/7/2019), memberikan bantuan jari buatan untuk pasien penderita gangguan jiwa asal Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Wiji Fitriani (28) yang memiliki kebiasaan menggigit jarinya hingga luka dan terinfeksi.

Sebelumnya, Fitri sempat ditangani dokter bedah di  RSUD Pare pada 2017 lalu. Namun belum sempat dilakukan tindakan bedah, nenek dari Fitri meminta cucunya untuk dipulangkan.

Dalam kunjungannya ke rumah Fitri, mantan Menteri Sosial ini didampingi Bupati Kediri Haryanti Sutrisno.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu sudah membawa Fitri ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Selama tinggal di sana , Fitri menjalani perawatan Psychosocial therapy.

“Akhirnya diambil keputusan, perlu rawat Psychosocial therapy, dilaksanakan di RSJ Jiwa Menur. Saya sempat bersambang ke mbak Fitri,” ujar Khofifah.

Selama menjalani perawatan di RSJ Menur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan monitoring. Karena kondisi kejiwaan dan fisiknya dirasa sudah membaik, Tim dokter akhirnya mengijinkan pulang. Disamping itu, selama menjalani perawatan Fitri meminta pulang dan segera ingin bertemu dengan neneknya.

“Setelah itu ada proses penyiapan kondisi tangan, jadi ini saya rasa cukup baik kondisinya. Mudah-mudahan seluruh tetangga yang ada disini bisa saling tolong dan membantu. Puskesmas terdekat, kami minta tolong masih terus memberikan pelayanan,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan, Fitri masih memerlukan  perhatian, dukungan dan kepedulian oleh semua pihak. “Saya rasa semuanya sudah berikhtiar, dan ketika teman-teman juga memberikan support kepada Fitri, saya rasa itu adalah proses sosial therapy yang sangat efektif,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain pemberian bantuan  jari buatan, Khofifah juga menyerahkan sembako untuk kaum Dhuafa serta PKH Plus yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.