KAI Daop 8 Cek Kesehatan Para Penumpang KA Secara Gratis

Yovie Wicaksono - 1 January 2020
KAI Daop 8 melakukan pengecekan kesehatan secara gratis kepada para penumpang kereta api, Selasa (31/12/2019). Foto : (Humas Daop 8)

SR, Surabaya – Sambil mengenakan pernak-pernik “Topi Tahun Baru”, para dokter dari unit kesehatan KAI Daop 8 melakukan kegiatan pengecekan kesehatan secara gratis kepada para penumpang kereta api, baik yang di atas kereta api maupun di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Selasa (31/12/2019).

Dua dokter umum dan empat tenaga paramedis, secara proaktif mengunjungi para penumpang KA yang ada di ruang tunggu Stasiun Pasar Turi, maupun yang berada di atas kereta api. Selain pengobatan gratis, dilakukan pula pembagian souvenir malam tahun baru seperti balon dan terompet.

“Dalam menyambut malam pergantian tahun baru, kita dari pihak PT KAI Daop 8 melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan para penumpang yang sedang dalam perjalanan liburan pada malam pergantian tahun baru,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto.

Kegiatan yang bertemakan “Sehat dan Bugar di Malam Tahun Baru” ini merupakan layanan tambahan, setelah sebelumnya KAI menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai Stasiun Besar. Di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 5 Posko Kesehatan yang terdapat di Stasiun Pasar Turi, Stasiun Gubeng, Stasiun Mojokerto, Stasiun Sidoarjo dan Stasiun Malang selama masa posko Nataru.

Pelayanan kesehatan yang dilayani meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan asam urat, pengukuran berat badan, dan konsultasi medis.

KAI juga menyediakan Ruang Ibu Menyusui dan fasilitas kursi roda bagi para penumpang yang membutuhkan layanan tersebut.

Suprapto mengatakan, dengan mengadakan kegiatan ini, KAI juga bisa mengantisipasi penumpang yang dalam kondisi kurang sehat atau tidak layak untuk melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api. 

“Karena untuk melakukan perjalanan jauh, penumpang memerlukan kondisi tubuh yang sehat terutama penumpang lansia, ibu hamil, dan anak-anak,” ujarnya.

KAI juga memiliki Klinik Mediska yang lokasinya dekat dengan stasiun dan telah bekerjasama dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta di sepanjang jalur KA. Tujuannya untuk melayani penumpang yang sakit atau dalam kondisi kegawatdaruratan kemudian harus dirujuk ke rumah sakit.

“KAI mengimbau agar para penumpang dapat memaksimalkan seluruh fasilitas kesehatan yang telah disediakan KAI ini. Selain itu pastikan kembali kondisi kesehatan dalam kondisi yang fit sebelum melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” ujar Suprapto. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.