Ini Makna Patung Bung Karno di Lemhannas RI

Yovie Wicaksono - 21 May 2021
Peresmian patung Bung Karno di depan kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (20/5/2021). Foto : (Istimewa)

SR, Jakarta – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri meresmikan patung Bung Karno di depan kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Patung Bung Karno yang berdiri megah ini dibuat oleh seniman Yogyakarta, Dunadi. Tinggi patung mencapai 4 meter dengan waktu pengerjaan 5 bulan.

Dalam sambutannya, Megawati mengatakan patung Bung Karno menjadi ikon bahwa Lemhannas merupakan lembaga pendidikan bagi calon pemimpin bangsa, sehingga diwujudkan dalam bentuk patung Bung Karno sedang duduk sembari membaca buku.

“Bung Karno seorang yang senang membaca buku. Oleh sebab itu terinspirasi dan tergerak melahirkan gagasan-gagasan dan kebijakan revolusioner bukan hanya bagi bangsa Indonesia, tapi bagi terwujudnya gerak kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika hingga perdamaian dunia,” kata Megawati.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini juga menyebut patung Bung Karno yang baru saja diresmikan ini, dari semua sudut dan sisi mengartikan makna yang sangat dalam.

“Pertama segi 4 dan segi 5 bermakna tahun kemerdekaan, kedua segi delapan bermakna bulan kemerdekaan, ketiga, segi dudukan patung berjumlah tujuh belas yang bermakna tanggal kemerdekaan,” urainya.

Dia juga mengingatkan bahwa tugas masyarakat Indonesia saat ini bukan hanya untuk mempertahankan kemerdekaan tapi juga harus memberi kontribusi positif bagi kemerdekaan Indonesia sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Menurutnya, tantangan Indonesia saat ini adalah menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai dan memberikan dampak luar biasa bagi kehidupan.

“Yakinlah, Tuhan Yang Mahakuasa tidak akan memberikan ujian melebihi kemampuan hambanya. Semua ini pasti bisa kita lalui dengan disiplin dan kerja keras bergotong royong atau yang dikenal generasi muda sebagai kolaborasi saling meringankan beban melaksanakan kegotongroyongan secara nyata. Sebagai nilai luhur yang memang sudah lama hidup dan akan terus hidup dalam jiwa bangsa Indonesia,” kata politisi kelahiran Yogyakarta ini.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan patung Bung Karno duduk sembari membaca buku ini melambangkan kecintaan dan kebiasaan Proklamator RI tersebut terhadap pengetahuan serta gagasan-gagasan dan keputusan-keputusannya dalam upaya memerdekakan negara Indonesia.

“Patung Bung Karno ini mengacu pada patung Bung Karno di museum di Kota Blitar. Patung Bung Karno membaca buku ini memiliki pesan agar kita sebagai anak bangsa tetap mengasah ilmu dan wawasan, seperti pesan Bung Karno bahwa membaca  tidak berhenti dengan sekadar membaca, tapi harus berbuat,” jelas Agus Widjojo. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.