Ini Dia Panelis hingga Tema Debat Terakhir Pilgub Jatim 2024

Rudy Hartono - 17 November 2024
Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim, Nur Salam (tengah) saat menjelaskan mekanisme debat dalam media briefing, Minggu (17/11/2024). (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mengumumkan nama-nama panelis yang akan terlibat merumuskan pertanyaan di debat ketiga pemilihan gubernur (Pilgub) jatim 2024.

Debat ketiga tersebut mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Interkoneksifitas Kewilayahan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup untuk Mewujudkan Jawa Timur Sebagai Episentrum Ekonomi Kawasan Timur Indonesia”.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim, Nur Salam menyebut, total ada tujuh panelis yang terlibat. Berasal dari akademisi dan praktisi ahli politik, hingga ahli filsafat dan geospasial.

Pihaknya pun memastikan panelis yang dipilih netral dan berintegritas tinggi.  “Untuk pemilihan ahli karena mereka berkompeten, mereka akademisi yang lekat dengan ruang publik. Panelis juga sudah menandatangani pakta integritas,” ujarnya usai media briefing Minggu (17/11/2024).

Ia mengatakan, secara garis besar tidak ada perbedaan signifikan dari sistem debat sebelumnya. Jumlah pendukung masih dibatasi maksimal 100 orang per paslon dan dilarang membawa atribut kecuali yang menempel di badan.  “Tidak banyak perubahan dari debat kedua. Jumlah pendukung tetap 100 tanpa ada pendukung luar,” tuturnya.

Meski demikian, perbedaan debat terlihat pada venue yang digunakan. Jika sebelumnya berada di lantai 4, khusus debat ketiga atau terakhir akan dilaksanakan di Convention Hall lantai 3 Grand City Surabaya yang punya kapasitas lebih besar, pada Senin (18/11/2024) mendatang. “Lokasinya kita ambil di convention hall karena kapasitas nya bisa menampung lebih banyak orang dan lebih luas,” ucapnya.

Berikut sekilas latar belakang tujuh panelis yang dipilih KPU Jatim :

* Prof Dr H Abdul Chalik MAg,  ahli politik lokal dan ahli politik islam dari UIN Sunan Ampel Surabaya

* Prof Dr Bayu Dwi Anggono SH MH, ahli hukum tata negara, ilmu perundang-undangan dari Universitas Jember

* Prof Andi Kurniawan SPi MEng DSc, ahli teknologi eko-akuatik/eksplorasi sumberdaya dan lingkungan perairan dari Universitas Jember

* Dr Suko Widodo Drs MSi, ahli media dan komunikasi publik dari Universitas Airlangga

* H Mohammad Zainul Aripin MPd,  akademisi dan praktisi pemberdayaan masyarakat dari STIKES Bahrul Ulum Jombang

* Dr Bambang Sigit Widodo MPd, ahli kebijakan pendidikan berbasis data geospasial dari Universitas Negeri Surabaya

* Yuventia Prisca Diyanti Todalani Kalumbang SIKom MPhil, ahli filsafat kritis dan komunikasi publik dari Universitas Negeri Malang. (hk/red)

 

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.