Ini Catatan PDI Perjuangan di Rapat Pleno KPU Jatim

Yovie Wicaksono - 14 April 2023

SR, Surabaya – Wakil Kepala Bidang I Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Jawa Timur, Abdi Edison meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim perketat pemantauan data di daerah yang tercatat sebagai Tempat Pemungutan Suara Lokasi Khusus (TPS Loksus).

Hal ini, ia sampaikan usai menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Provinsi Jatim di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Kamis (13/4/2023).

Ia menyebut, data dari KPU terdapat 349 TPS dengan kategori lokasi khusus yang tersebar di seluruh Jatim. Banyaknya jumlah tersebut dikhawatirkan terjadi manipulasi data, terlebih pada daerah dengan jumlah pemilih ribuan.

“Misal di Kota Kediri tercatat 44 TPS dan pemilihnya mencapai 12.597. Nah untuk ukuran kota kan ini cukup besar dan setelah dicermati ada 43 TPS di Kecamatan Mojoroto yang merupakan daerah Pesantren Lirboyo dan 1 TPS di Kecamatan Pesantren,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, di pesantren yang santrinya berpotensi tercatat double data dengan daerah asal. “Tentu kami akan mencermati sejauh mana data tersebut apakah TPS itu sudah memenuhi TPS khusus,” ucapnya.

Untuk itu ia berharap KPU Jatim mau membagikan rincian data peta sebaran TPS Loksus beserta data calon pemilihnya guna menjadi bahan analisa keabsahannya.

“Kami perlu bahan analisa mendapat siapa saja orang yang menjadi dps ini, untuk daerah yang TPS khusus karena sifatnya khusus maka penanganannya juga khusus,” tuturnya.

Didamping itu, mengingat TPS Loksus ini berbeda dengan reguler maka pihaknya juga akan mencermati penanganan, salah satunya dengan memastikan para pemilih mendapat kartu suara sesuai klasifikasinya.

“Ketika dia berasal dari luar daerah pemilihan tersebut maka dia hanya dapat memilih misal Pilpres, sedangkan dia tidak punya hak untuk memilih anggota DPRD. Kita pastikan itu sehingga tidak ada manipulasi suara, dan itu juga berbeda kalau di lapas atau rutan,” jelasnya.

Permintaan ini pun disanggupi oleh KPU Jatim. Divisi Data dan Informasi KPU Jatim, Nurul Amaliyah mengatakan, pihaknya akan menyerahkan sebaran data DPS tersebut secepatnya pada para peserta.

“Jadi rekap kita yang sudah masuk total adalah yang data nya sudah berhasil diunggah. Nanti akan kami berikan sebaran 349 TPS Loksus, dan karena masih DPS tentu jumlahnya bisa bertambah dan berkurang,” kata Nurul.

Kemudian, terkait beberapa daerah TPS Loksus dengan jumlah pemilih ribuan sebenarnya dipengaruhi faktor kesiapan dan kesadaran masing-masing wilayah dalam menyerahkan kelengkapan data calon pemilih atau DPS.

“Kalau Kediri sebenarnya pesantren banyaknya disana dan Magetan, jadi jumlah banyak karena mereka menyerahkannya lengkap, jadi mereka sudah siap dan paham,” ucapnya. (hk/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.