Hoax Kompensasi Uang Kuliah di UB hingga Kawasan Tertib Physical Distancing di Jembatan Suramadu

Yovie Wicaksono - 29 March 2020
Ilustrasi Hoax

SR, Surabaya – Banyak beredar informasi dan berita palsu (hoax) oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab di dunia maya.

Jika tidak berhati-hati dan teliti, seringkali masyarakat mudah termakan hoax tersebut bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu. Adapun beberapa hoax maupun disinformasi yang berhasil kami rangkum diantaranya adalah ;

1.Pengumuman Kompensasi Uang Kuliah di Universitas Brawijaya (UB)

Penjelasan :

Beredar sebuah postingan gambar di media sosial, dalam narasinya menyatakan bahwa semua mahasiswa Universitas Brawijaya berhak menerima kompensasi uang kuliah dikembalikan dalam rangka sebagai tunjangan tinggal di rumah untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Faktanya, informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Hal tersebut dibantah oleh Universitas Brawijaya melalui akun resmi Twitternya @UB_Official, yang menyatakan bahwa kampus Universitas Brawijaya tidak pernah membuat pengumuman tersebut.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://twitter.com/UB_Official/status/1243454043860504576

 

2. Pemerintah Arab Saudi Membatalkan Ibadah Haji Tahun ini untuk Mengatasi Penyebaran Virus Corona

Penjelasan :

Beredar kabar yang mengklaim Pemerintah Arab Saudi membatalkan ibadah haji tahun ini untuk menghindari penularan wabah akibat Virus Corona. Klaim menyebutkan, perusahan jasa perjalanan haji pun diminta membatalkan kesepakatan dengan pihak hotel, bimbingan haji dan maskapai penerbangan. Kabar tersebut disertai dengan video Duta Besar Arab Saudi  untuk Senegal Abdullah Ahmad Al Abdan yang sedang memberikan keterangan.

Faktanya Duta Besar Arab Saudi untuk Senegal Abdullah Ahmad El Abdan menyatakan, belum ada keputusan tentang pembatalan ibadah haji. Pihak berwenang Arab Saudi masih menunggu perkembangan wabah COVID-19

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://oumma.com/annulation-du-hadj-pelerinage-a-la-mecque-larabie-saoudite-na-pas-encore-pris-de-decision/

https://www.thecable.ng/coronavirus-no-decision-yet-on-this-years-hajj-says-saudi-ambassador

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4210947/cek-fakta-video-dubes-saudi-untuk-senegal-bukan-bukti-ibadah-haji-2020-dibatalkan

 

3. Foto : “Italia. Tidak ada lagi ruang yang tersedia di rumah sakit. #CoronavirusLockdown”

Penjelasan :

Beredar sebuah foto di media sosial dengan keterangan yang menyebutkan sebuah kondisi Italia dimana tidak ada lagi ruang yang tersedia di Rumah Sakit. Dalam keteranganya juga disebutkan tagar #CoronavirusLockdown.

Faktanya, foto yang diklaim sebagai situasi di Italia saat tidak ada lagi ruang yang tersedia di Rumah Sakit adalah salah. Foto tersebut ternyata merupakan foto situasi korban gempa bumi yang terjadi di Zagreb, Kroasia.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://turnbackhoax.id/2020/03/28/salah-foto-italia-tidak-ada-lagi-ruang-yang-tersedia-di-rumah-sakit-coronaviruslockdown/?fbclid=IwAR1FQZKgvcGMeDM9Xa23zw9b0KD5BCR3lvjT6BjFGGYp4fTFOiraNcQLM_U

 

4. Penjarahan di Meksiko yang Dipicu oleh Kepanikan atas Virus Corona

Penjelasan :

Telah beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa dalam video tersebut merupakan penjarahan yang terjadi di Mexico yang dipicu oleh kepanikan warga Mexico atas Virus Corona.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, faktanya dalam video tersebut merupakan peristiwa penjarahan yang terjadi pada tahun 2017. Saat itu orang-orang Meksiko turun ke jalan untuk memprotes kenaikan harga bahan bakar 20 persen. Demonstrasi yang kacau menyebabkan mengamuk di beberapa toko seperti yang terlihat dalam video tersebut.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://factcheck.afp.com/footage-looting-was-filmed-years-pandemic

 

5. Dinas Kesehatan (DKK) Purworejo Melayani Pemeriksaan Bagi Pendatang Dari Luar Daerah

Penjelasan :

Beredar sebuah pesan berantai pada platform Whatsapp yang memberikan informasi bahwa para pendatang yang akan masuk Kabupaten Purworejo harus menjalani pengecekan yang dilakukan Dinas Kesehatan Purworejo di RS Kasih Ibu dengan waktu pelayanan 24 Jam nonstop.

Faktanya disampaikan oleh akun media sosial Diskominfo Purworejo bahwa informasi tersebut adalah tidak benar. Pada saat ini Dinas Kesehatan (DKK) tidak melayani pemeriksaan bagi pendatang dari luar daerah.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://www.instagram.com/p/B-RzrkFp6Dw/

 

6. Surat Edaran Keputusan Gubernur Bali Tentang Perpanjangan Status Darurat Bencana

Penjelasan :

Telah beredar surat edaran dengan Nomor 57/SatgasCovid19/III/2020 yang mengatasnamakan Gubernur Provinsi Bali, Wayan Koster mengenai keputusan Gubernur Bali terkait perpanjangan status darurat bencana akibat Virus Corona di Bali.

Faktanya, surat edaran tersebut adalah tidak benar. Hal tersebut dibantah oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui akun Twitter dan Instagram nya yang menegaskan bahwa surat edaran tersebut adalah hoaks. Gubernur Bali dan Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali sedang melakukan evaluasi terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali dan direncanakan akan dibahas pada rapat gabungan pada hari Senin, 30 Maret 2020. Oleh karena itu, terkait keputusan apakah akan diperpanjang atau tidaknya status siaga baru akan diputuskan pada rapat gabungan tersebut pada hari Senin, 30 Maret 2020.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://www.instagram.com/p/B-RoQn6g4VW/

https://twitter.com/HumasBali/status/1243860846075396096

https://twitter.com/BaleBengong/status/1243855107243905024

 

7. Kawasan Tertib Physical Distancing di Jembatan Suramadu

Penjelasan :

Beredar unggahan poster di media sosial yang berisi informasi tentang kawasan tertib Physical distancing di jembatan Suramadu dalam rangka memutus rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kota Surabaya. Dalam poster yang beredar dituliskan bahwa jembatan Suramadu bebas dari segala bentuk aktivitas orang dan kendaraan pada hari Jumat tanggal 27 Maret s/d Minggu 29 Maret 2020.

Faktanya, hal tersebut dibantah oleh Polres Bangkalan melalui laman Instagramnya @polresbangkalan. Pihaknya menegaskan, informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://www.instagram.com/p/B-QyJK9hdw5/

 

8. Mengunyah Daun Sirih Bisa jadi Antiseptik Cegah Korona

Penjelasan :

Beredar sebuah pesan berantai WhatsApp dengan narasi bahwa mengunyah daun sirih bisa menjadi antiseptik untuk mencegah terjangkit dari virus korona atau Covid-19.

Faktanya, dilansir dari Medcom.id, klaim bahwa mengunyah daun sirih bisa menjadi antiseptik untuk mencegah terjangkit dari virus korona atau Covid-19, tidak berdasar. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan mengunyah daun sirih dapat mencegah virus penyebab Covid-19, Namun, sejauh ini dinyatakan daun sirih merah dapat digunakan menjadi antiseptik dalam hal mencuci tangan. Hanya saja, perlu dianalisis apakah bakteri yang tersisa tersebut bersifat patogen (menyebabkan penyakit) atau tidak.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter :

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/zNAY75ZN-viral-di-grup-wa-mengunyah-daun-sirih-bisa-jadi-antiseptik-cegah-korona

https://www.antaranews.com/berita/1386018/kunyah-daun-sirih-bisa-cegah-virus-corona-ini-faktanya#mobile-nav

 

9. RSI Aisyiyah Malang Rawat Pasien Corona asal Belanda

Penjelasan :

Beredar tangkapan layar pesan Whatsapp, seorang WNA Belanda atas nama Helmonder Joey (21) atau Joey Schouten diberitahukan positif corona dan telah sempat dirawat di RSI Aisyiyah Malang.

Faktanya, Direktur RSI Aisyiyah Malang Dr Muhammad Mansur, M.Kes menjelaskan dalam surat keterangannya bahwa informasi yang beredar melalui WhatsApp tanggal 21 Maret 2020 adalah tidak benar. Pihaknya menegaskan, tidak ada pasien atas nama Helmonder Joey (21) yang dirawat di RSI Aisyiyah Malang. Selain itu, tidak ada karyawan atas nama Dhea Daritsh di RSI Aisyiyah Malang.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/259620/begini-klarifikasi-rsi-aisyiyah-malang-terkait-pasien-wna-belanda-yang-diduga-positif-corona

 

10. Bayi Di Uruguay yang Lahir dengan Telapak Tangan Bertuliskan God Is Coming

Penjelasan :

Telah beredar di sosial media Facebook tentang seorang bayi di Uruguay yang lahir dengan telapak tangan bertuliskan “God Is Coming”.

Faktanya, Kabar tentang bayi yang lahir di Uruguay dengan telapak tangan bertuliskan God Is Coming ternyata tidak benar. Kabar tersebut juga pernah beredar pada 2015 di Filipina. Liputan6.com menemukan foto asli bayi tersebut di artikel berjudul “Truth Behind the Baby with Stigmata of Jesus Christ that Attracts Thousands of Believers” yang dimuat situs elitereaders.com. Bayi di dalam foto tersebut, tidak ada tanda berwarna hitam apalagi tulisan God Is Coming, di tangannya.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4212695/cek-fakta-hoaks-bayi-di-uruguay-lahir-dengan-telapak-tangan-bertuliskan-god-is-coming

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.