Hoaks dan Disinformasi Seputar Virus Corona

Yovie Wicaksono - 16 April 2020
Ilustrasi

SR, Surabaya – Banyak beredar informasi dan berita palsu (hoax) oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab di dunia maya, terlebih terkait dengan virus corona (Covid-19).

Jika tidak berhati-hati dan teliti, seringkali masyarakat mudah termakan hoax tersebut bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu. Adapun beberapa hoax maupun disinformasi yang berhasil kami rangkum diantaranya adalah ;

1. Prudential Beri Asuransi Gratis

Penjelasan :

Telah beredar pesan berantai WhatsApp yang mengatakan bahwa PT Prudential Indonesia memberikan asuransi gratis berkaitan dengan pandemi Corona. Penawaran tersebut hanya berlaku sampai 30 April 2020.

Faktanya menurut Chief Customer dan Marketing Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali, asuransi gratis diberikan dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Luskito Hambali mengatakan, Prudential Indonesia meluncurkan berbagai inisiatif dan program untuk memberikan kepastian perlindungan dan kemudahan bagi nasabah yang dirancang secara khusus untuk kasus infeksi Covid-19.

Ia menambahkan, periode inisiatif dan program beragam mulai dari 28 Januari hingga 30 April/31 Mei 2020 untuk informasi selengkapnya mengenai program perlindungan tambahan serta informasi syarat dan ketentuan dapat dilihat di website resmi Prudential Indonesia.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter:

https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-beredar-pesan-prudential-beri-asuransi-gratis-ini-penjelasannya.html

 

2. Analisis Kondisi Perbankan Akibat Dampak Virus Corona OJK

Penjelasan :

Beredar informasi di masyarakat terkait analisis kondisi perbankan akibat dampak virus Corona yang isinya menggambarkan kondisi perbankan nasional dengan berbagai skenario, yang seolah-olah dikeluarkan oleh Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis, Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui pernyataan resminya pada surat bernomor SP 27/DHMS/OJK/IV/2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa dokumen dan informasi yang beredar tersebut adalah informasi hoaks dan tidak benar.

Sebagaimana diketahui bahwa sejak 13 Maret 2020 OJK menerapkan kebijakan pemberian stimulus bagi perekonomian dengan diterbitkannya POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Dengan berbagai kebijakan stimulus yang telah dikeluarkan oleh OJK tersebut, dengan ini ditegaskan bahwa dokumen yang berisikan analisis yang beredar dimasyarakat adalah hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Siaran-Pers-Beredarnya-Informasi-Hoax-Terkait-Analisis-Kondisi-Perbankan-Akibat-Dampak-Virus-Corona-(Covid-19).aspx

 

3. Selebaran Dinkes Jatim Jual Paket Sembako Murah

Penjelasan :

Beredar selebaran Dinkes Pemprov Jatim menjual paket sembako murah seharga Rp 50 ribu bagi warga terdampak COVID-19. Di edaran tersebut warga cukup membayar Rp 50 ribu untuk mendapat 5 Kg Beras, 2 Kg Gula, 2 liter minyak goreng, 10 mie instan serta 1 kaleng susu kental manis.

Faktanya, dilansir dari Detik.com, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlina Ferliana membantah program tersebut dengan mengatakan bahwa Dinkes Jatim tidak memiliki program penjualan paket sembako murah ditujukan bagi warga tidak mampu yang terdampak Covid-19.

Pihaknya berharap masyarakat cermat dalam menerima informasi khususnya terkait COVID-19. Ia tidak ingin ada korban penipuan selanjutnya.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://twitter.com/JatimPemprov/status/1250263515190792192 

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4977586/beredar-paket-sembako-murah-bagi-warga-terdampak-covid-19-ini-kebenarannya

https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2020/selebaran-dinkes-jatim-jual-paket-sembako-murah-hoaks/

 

4. Xi Jinping Sebut Hanya RI yang Mampu Kendalikan COVID-19

Penjelasan :

Beredar sebuah postingan yang mengklaim pernyataan Presiden China Xi Jinping yang mengatakan bahwa hanya Indonesia yang mampu mengendalikan Virus Corona baru (Covid-19).

Klaim tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook, yang dalam narasinya adalah “Hanya Negara Indonesia Yg Mampu Mengendalikan Penyakit Mematikan Itu, ujar Persiden Xi Jin Ping Di Kantornya, China Negara Maju, Tapi Indonesia Mampu Menyainginya.”

Faktanya, klaim pernyataan Presiden China Xi Jinping hanya Indonesia yang mampu mengendalikan Covid-19 tidak terbukti. Melalui penelusuran Google search, tidak ada satupun artikel terkait dengan klaim tersebut. Namun, mengarah pada artikel berjudul “Xi Jinping Telepon Jokowi, China Siap Bantu Indonesia Lawan Corona COVID-19” yang dimuat situs liputan6.com, pada 3 April 2020.

 

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter :

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4227712/cek-fakta-tidak-benar-xi-jinping-sebut-hanya-ri-yang-mampu-kendalikan-covid-19

https://turnbackhoax.id/2020/04/14/salah-ujar-xi-jin-ping-hanya-indonesia-yg-mampu-mengendalikan-covid-19/

 

5. Penghadangan Truk Sembako oleh Ojol di Surabaya

Penjelasan :

Beredar sebuah video yang viral di media sosial Facebook terkait penghadangan truk muatan sembako oleh ojek online yang berada di Surabaya. Dalam video tersebut tampak ojek online berkerumun seperti menghalangi truk tersebut untuk berjalan.

Faktanya, kabar penghadangan truk sembako oleh ojek online di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sebagaimana video yang beredar ternyata hoaks. Yang benar, keramaian itu terjadi karena puluhan driver ojek online mengantri pembagian sembako oleh sebuah komunitas di Surabaya.

Saking banyaknya ojek online yang mengantri, akses jalan di depan Galaxy Mall menjadi macet. Karena itu, Polisi terpaksa membubarkan. Sebab, selain mengganggu arus lalulintas, aktivitas sosial tersebut juga tidak berizin.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://jatim.inews.id/berita/viral-video-ojol-hadang-truk-sembako-di-surabaya-hoaks-ini-klarifikasi-polisi

 

6. PUSKESAD Tawarkan Sejumlah Alat Medis untuk Dijual

Penjelasan :

Beredar sebuah surat yang mengatasnamakan Pusat Kesehatan Angkatan Darat (PUSKESAD) dengan keterangan bahwa PUSKESAD menjual perlengkapan medis yang diperlukan guna penanganan Virus Corona lengkap dengan daftar harganya.

Faktanya surat tersebut adalah tidak beredar dan bukan surat resmi yang dikeluarkan oleh PUSKESAD. Melalui akun Instagram resminya, TNI Angkatan Darat dengan tegas membantah bahwa PUSKESAD tidak pernah memperjualbelikan APD dalam penanganan wabah Covid-19.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://www.instagram.com/p/B-9EGpNldWE/?igshid=3l265mlvtw7

 

7. Setya Novanto Dibebaskan karena COVID-19

Penjelasan :

Beredar postingan di media sosial Facebook dengan narasi “papa Setnov Masuk penjara 2018 dibebasin 2020 padahal Vonisnya 15 tahun penjara Bahagia banget ya para koruptor hidupnya di era Jokowi”

Faktanya,narasi tersebut tidak benar, dikutip dari Turbackhoax.id, Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada pembebasan napi koruptor dan PP 99/2012 tidak akan direvisi.

Pemerintah memberlakukan kebijakan pembebasan napi hanya untuk narapidana umum. Selain itu juga dipertegas oleh Menko Polkuham, Mahfud MD, ia mengatakan bahwa Pemerintah hingga saat ini tetap berpegang pada sikap pada 2012 lalu dan tidak mengubah atau merevisi PP Nomor 99 tahun 2012 dan tidak ada remisi bagi napi koruptor. Serta sebanyak 30 ribu napi yang dibebaskan adalah terkait napi tindak pidana umum.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://turnbackhoax.id/2020/04/14/salah-setya-novanto-dibebaskan-karena-covid-19/

https://tirto.id/jokowi-sebut-napi-koruptor-tak-dibebaskan-pp-992012-tak-direvisi-eLiP

https://twitter.com/mohmahfudmd/status/1246413448818245632

 

8. Presiden Jokowi Keluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS)

Penjelasan :

Beredar informasi di media sosial akan kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan kartu sakti baru untuk menangani wabah Covid-19 yang bernama Kartu Corona Indonesia Sehat (Karcis).

Dilansir dari liputan6.com, sejumlah program yang diluncurkan oleh Pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, Diskon dan Gratis Tarif Listrik, Antisipasi Kebutuhan Pokok dan Keringanan Pembayaran Kredit. Jadi, klaim tentang Presiden Jokowi mengeluarkan Kartu Corona Indonesia Sehat (KARCIS) tidak benar atau hoaks.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4225554/cek-fakta-tidak-benar-presiden-jokowi-keluarkan-karcis-untuk-tangani-dampak-covid-19

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200331152536-4-148798/6-paket-bantuan-jokowi-listrik-gratis-sampai-kartu-sembako

 

9. Video TKA China Terus Berdatangan ke Indonesia

Penjelasan :

Telah beredar video di media sosial yang memuat kedatangan TKA asal China ke Indonesia melalui Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Saat ini, video tersebut beredar luas di media sosial dengan berbagai narasi, salah satu narasi yang beredar bertuliskan “Fakta Puluhan TKA China Di Bandara Dua Masuk Ke Indonesia Mengerikan.Adapa Dengan Rakyat Indonesia Lockdown.”

Setelah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa video yang dilampirkan dalam postingan tersebut adalah video lama yang pernah diunggah jauh sebelum pandemi Virus Corona terjadi, yaitu pada tanggal 25 November 2018 yang diunggah oleh salah satu akun di Facebook.

Terkait penerbangan dari China menuju Indonesia ataupun sebaliknya, Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan penutupan jalur tersebut pada tanggal 5 Februari 2020. Oleh karena itu, sudah dipastikan bahwa informasi yang beredar dalam postingan video tersebut adalah tidak benar.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter :

https://www.facebook.com/ridho.huda/videos/1757628001033339/

https://nasional.kompas.com/read/2020/02/02/16275631/pemerintah-indonesia-resmi-tutup-penerbangan-dari-dan-ke-china

 

10. Akun Instagram Mengatasnamakan BNPB Meminta Sumbangan Dana

Penjelasan :

Telah beredar sebuah informasi pada salah satu akun Instagram yang mengatasnamakan “BNPB Provinsi”.  Akun tersebut meminta masyarakat yang ingin menyalurkan sumbangan dana dapat mengirim ke rekening yang dicantumkan dalam akun tersebut.

Faktanya, melalui akun Instagram resmi milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), @bnpb_indonesia mengatakan bahwa akun yang meminta sumbangan dana tersebut adalah akun palsu. BNPB menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter :

https://turnbackhoax.id/2020/04/13/salah-akun-instagram-mengatasnamakan-bnpb-minta-sumbangan-dana/

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.