Grunge Hole Vol. 6: Ajang Reuni 24 Band Grunge Jatim  di Surabaya

Yovie Wicaksono - 24 November 2025
Penampilan energik salah satu grup band beraliran grunge di Dejavu Cafe & Eatery, Surabaya, Minggu (23/11/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Komunitas musik Grunge Jawa Timur kembali menggelar acara tahunan mereka yang bertajuk “Grunge Hole Vol. 6”. Acara ini sukses diselenggarakan pada hari Minggu, 23 November 2025, bertempat di Dejavu Cafe & Eatery, Jalan Ngagel Jaya Selatan No. 33, Surabaya.

Acara ini di dukung oleh Super Radio sebagai media partnership dari Grunge Hole Vol 6 yang ​berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 19.00 WIB, gelaran ini diinisiasi oleh Surabaya Grunge sebagai wadah silaturahmi bagi para pecinta musik beraliran Seattle Sound tersebut. Sebanyak 24 band genre Grunge dari berbagai wilayah di Jawa Timur turut ambil bagian untuk meramaikan panggung, mulai dari perwakilan Surabaya, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Pandaan, Sidoarjo, hingga Gresik.

​Deretan band yang tampil membawakan karya mereka antara lain Muddy Banks, Lithium, Spoonman, Luzia, Apricot Theory, Pitbull, Rockotor, Deserve, Stop Down, Daya Tempur, Hebola, Kerpus, Jiro Samurai, Dancing Doll, No Body’s Perfect, The Planet, Libido, Plester X, Klepto Opera feat. Zewex, The Mumet, Ruffen, Dinda Pobia, serta Eblaz and The Keyz.

Jonas, selaku Ketua Pelaksana dan Penanggung Jawab acara, mengungkapkan bahwa menyelenggarakan acara ini memiliki tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan mayoritas partisipan dan anggota komunitas kini telah memasuki usia matang.

Suasana reuni komunitas musik grunge yang menghadiri “Grunge Hole Vol. 6” di Dejavu Cafe & Eatery, Surabaya, Minggu (23/11/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

“Tantangannya ada pada teman-teman yang hadir yang rata-rata sudah berumur atau berkepala empat. Tentunya sangat sulit menyeimbangkan waktu di sela-sela kesibukan pribadi teman-teman untuk bisa berkumpul di sini,” ujar Jonas.

Senada dengan Jonas, Tatov selaku Penanggung Jawab Media menjelaskan bahwa tujuan utama dari Grunge Hole Vol. 6 ini adalah sebagai momentum reuni. Mengingat komunitas musik Grunge ini telah terbentuk sejak tahun 1995, saat para anggotanya masih berstatus siswa atau mahasiswa.

“Ini adalah wadah bagi teman-teman komunitas musik Grunge Jawa Timur untuk meluangkan waktu bertemu kembali, reuni, dan tentu saja menyampaikan karya-karya mereka,” jelas Tatov.

Ia menambahkan bahwa acara ini menjadi kesempatan emas untuk menjalin kembali silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena kesibukan masing-masing anggota yang rata-rata sudah berkeluarga. Lebih dari sekadar panggung musik, acara ini merupakan bentuk nyata solidaritas yang masih terjalin kuat di antara para pecinta musik genre Grunge di Jawa Timur. (js/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.