German-Swiss Education Fair Jembatani Wujudkan Mimpi Anak Bangsa ke Luar Negeri

Rudy Hartono - 21 September 2025
Booth Goethe-Instittute Indonesien ramai didatangi peserta acara Goethe-Instittute Indonesia, Infopoint Deutsch (Vorintegration & Übergangsmanagement), di Artotel TS-Suites, Surabaya, Sabtu (20/9/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – German-Swiss Higher Education Fair (GSHEF) 2025 kembali digelar, penuhi antusias warga Surabaya yang ingin mengejar pendidikan maupun berencana kerja ke luar negeri.

Acara yang bertempat di lantai GF Artotel TS-Suites, Sabtu (20/9/2025) itu pun berlangsung meriah. Tampak ratusan pengunjung mengikuti rangkaian kegiatan. Mulai dari pengenalan budaya Jerman, belajar bahasa hingga tips dan trik melanjutkan pendidikan ke luar negeri yang tersedia di 12 booth instansi pendidikan.

Diantaranya, booth Wisma Jerman, Goethe-Instittute Indonesia, Infopoint Deutsch (Vorintegration & Übergangsmanagement), University of Cologne, Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD), hingga hingga berbagai universitas dan organisasi pendidikan lainnya.

Direktur Utama Wisma Jerman, Mike Neuber mengatakan hingga kini minat terbanyak yang dibutuhkan di Jerman adalah bidang kesehatan dan teknik. Namun tak menutup kemungkinan untuk profesi lain.

Peserta German-Swiss Higher Education Fair (GSHEF) 2025 saat mendengarkan penjelasan dari salah satu perwakilan universitas Jerman di Artotel TS-Suites Surabaya, Sabtu (20/9/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Untuk itu acara ini guna menjembatani mimpi anak bangsa yang ingon menempuh pendidikan hingga kerja di mancanegara.

“Tahun ini ada perwakilan lokal universitas yang memang ada di Indonesia, antusiasnya tahun ini lumayan tinggi. Mungkin untuk kedepan kita cari venue yang lebih luas yang bisa mengakomidir lebih banyak tamu,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara.

Sebagai salah satu negara dengan taraf pendidikan terbaik, lanjutnya, Jerman akan mendukung hal tersebut dengan membuka kran beasiswa hingga peluang kerja di instansi-instansi Jerman.

Ia pun berharap peserta yang hadir bisa mendapatkan informasi yang diinginkan dan semakin semangat mengejar mimpi. “Semoga acaranya berjalan lancar, semua pengunjung bisa bisa mendapatkan info yang bermanfaat. Bisa mencapai mimpi mereka pergi ke Jerman,” tuturnya.

Direktur Wisma Jerman Mike Neuber (tengah) bersama pemenang mini games di acara German-Swiss Higher Education Fair (GSHEF) 2025 di Artotel TS-Suites Surabaya, Sabtu (20/9/2025). (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)

Acara pun mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya Risa Novianti, warga Surabaya yang sengaja mengajak anaknya kesana.  Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus untuk membuka peluang belajar ke luar negeri. Baginya Jerman adalah negara yang pas untuk kelanjutam pendidikan dan karir anak-anaknya.

“Memang kami arahkan ke sini karena memang tujuannya mau ke sana (Jerman –Red). Anak saya ada dua yang satunya sudah kuliah sastra Jerman di Unesa,” sebutnya.

Senada dengan hal tersebut, sang anak Khanza Neta juga mengungkapkan pengalamannya. Siswi SMAN 21 Surabaya itu mengaku senang dan makin tertarik untuk melanjutkan pendidikan di Negara Industri itu.

“Ini info nya dari orang tua, udah ada yang tertarik juga buat ke Jerman, ini baru pertama kali. Ini jadi semakin tahu kedepannya mau gimana,” ungkapnya. (hk/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.