Empat Menteri dan Warga Bahas Bandara Kediri

Yovie Wicaksono - 31 August 2019
Empat Menteri Kabinet Kerja bersama Gubernur Jawa Timur dan Bupati Kediri mendatangi gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Desa Jatirejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (31/8/2019) siang. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Empat Menteri Kabinet Kerja, mendatangi gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Desa Jatirejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (31/8/2019) siang.

Empat menteri tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agaria dan Tata Ruang Sofjan Djalil serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo.

Keempat menteri tersebut menggelar diskusi tertutup dengan warga terkait pembangunan bandara di wilayah Kabupaten Kediri.

Selesai menggelar pertemuan dengan sejumlah warga, empat Menteri Kabinet Kerja ini kemudian keluar dari gedung didampingi Bupati Kediri Haryanti Sutrisno untuk bertemu kembali dengan masyarakat lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, satu persatu menteri diperkenankan untuk menyampaikan sambutanya. Turut hadir Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa.

Dalam keterangannya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan jika pembangunan Bandara di Kediri Jawa Timur ini, merupakan Proyek Strategi Nasional.

Menurutnya, pemerintah memiliki deadline dalam pengerjaan pembangunan bandara serta pembebasan tanah yang sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Maka dari itu ia berharap, tidak ada upaya provokasi terkait pembebasan tanah.

Jika diestimasi lahan tanah yang belum dibebaskan saat ini mencapai 20 hektare.

“Kita kan punya deadline, pembebasan tanah sudah sesuai dengan aturan yang ada, jadi kita paham betul masalah ini. Kita berharap tidak ada, bersih provokasi mengenai pembebasan tanah ini,” ujarnya.

Luhut menambahkan, jika pembangunan bandara di wilayah Kabupaten Kediri akan segara dilaksanakan, karena dirasa membawa dampak positif bagi masyarakat. Pihaknya juga berharap Ground Breaking bisa segera bisa dibuat,agar pembamgunan Bandara Kediri bisa mulai dikerjakan pada awal tahun depan.

“Pasti akan memberikan dampak postif ke masyarakat, kita berharap Ground Breakingnya segera kalau bisa awal tahun,” tandas Luhut.

Sekedar informasi, pembangunan Bandara Kediri nantinya dilaksanakan di tiga wilayah kecamatan diantaranya, Kecamatan Banyakan, Grogol dan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Dipilihnya pembangunan bandara diwilayah Kabupaten Kediri karena dinilai posisinya lebih strategis jika dibandingkan daerah Karesidenan lainnya, seperti Tulunganggung dan Trenggalek. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.