Elektabilitas Risma Kejar Khofifah, Selisihnya Tidak Banyak
SR, Surabaya – Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 27 November 2024 menjadi fenomena unik. Selain tiga calon Gubernur yang semuanya perempuan, sejumlah lembaga survei menunjukkan hasil calon gubernur petahana yakni Khofifah terus mengalami penurunan dukungan.
Jika sebelumnya, dukungan ke Khofifah ini mencapai kisaran diatas 50 persen. Dalam
survei terbaru dari Indopoll menunjukkan bahwa pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak saat ini hanya mendapat dukungan 47,38%.
Dan ini membuat jarak elektabilitas mereka dengan pasangan Tri Rismaharini dan Gus Hans semakin menipis.
Pasangan Risma-Gus Hans kini meraih 34,75% dukungan dan ini mencerminkan tren positif yang dapat mengubah peta politik Jawa Timur.
Survei ini menunjukkan Pilgub Jawa Timur 2024 akan berlangsung ketat, dengan kedua pasangan kandidat memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Risma-Gus Hans, KH Imron Fauzi menyambut baik hasil survei tersebut.
Menurutnya, peningkatan elektabilitas Risma-Gus Hans menandakan adanya peluang besar untuk perubahan di provinsi tersebut.
“Selisih yang semakin kecil ini menjadi tanda bahwa masyarakat mulai melihat harapan baru dengan pasangan Risma-Gus Hans. Dalam waktu yang tersisa, kami akan fokus memperkuat kampanye, terutama di basis suara strategis,” ujar KH Imron Fauzi.
Ia juga menekankan bahwa tim pemenangan Risma-Gus Hans terus mengedepankan program-program konkret yang menyentuh isu kesejahteraan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Kami optimistis bahwa dengan strategi yang tepat dan dukungan masyarakat, pasangan Risma-Gus Hans bisa memperkecil selisih elektabilitas hingga hari pemilihan,” jelasnya.
Tim kampanye Risma-Gus Hans terus aktif menjangkau berbagai lapisan masyarakat melalui kampanye inklusif, menciptakan momentum untuk menggalang dukungan dan meraih hasil maksimal pada hari pemilihan. (*/red)
Tags: elektabilitas, indopoll, khofifah, pilgub jatim, risma
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





