Dito Tegaskan Tak Mau Ambil Pusing Terkait Gerakan Bumbung Kosong

Yovie Wicaksono - 4 November 2020
Debat Publik yang diselenggarakan KPU Kabupaten Kediri pada Selasa (3/11/2020) malam. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono menegaskan tak mau ambil pusing menanggapi munculnya gerakan bumbung kosong yang kian hari semakin masif di berbagai wilayah. 

Menurut pemuda berusia 28 tahun yang akrab disapa Dito ini mengatakan, dirinya bersama pasangannya Dewi Maria Ulfa lebih fokus untuk terus turun menyapa masyarakat dan mensosialisasikan visi misi dan program yang diusungnya. 

“Setelah debat ini kan ditayangkan di televisi. Artinya masyarakat menyaksikan. Masyarakat sudah tahu apa yang menjadi visi misi dan program andalan saya dan mbak Dewi. Maka setelah itu saya akan rajin turun ke bawah mengedukasi apa yang sudah saya paparkan.  Saya nggak begitu menanggapi pergerakan bumbung kosong. Kami lebih fokus kepada pergerakan saya dan mbak Dewi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dito menilai, pada hakikatnya  momentum Pemilu atau Pilkada saat ini adalah alat koreksi, dimana  memisahkan antara pemimpin yang memiliki kepentingan pribadi atau pemimpin yang mempunyai kepentingan untuk masyarakatnya. Oleh karena itu, ia berkomitmen bersama pasangannya, apabila pihaknya ada  indikasi korupsi maka ia siap untuk mengundurkan diri. 

“Karena kami adalah bagian dari pasangan calon yang mempunyai kepentingan untuk masyarakat,” katanya.

Usia mengikuti Debat Publik yang diselenggarakan KPU Kabupaten Kediri pada Selasa (3/11/2020) malam,  Dito – Dewi akan kembali berdiskusi untuk membahas dan mempertajam kembali visi misinya. Terutama di sektor pendidikan dan perguruan tinggi. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.