Desa Wisata Dewi Cemara

Yovie Wicaksono - 9 August 2019
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berada di desa wisata Dewi Cemara, Kamis (8/8/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi nama tempat wisata edukasi budidaya pertanian dan peternakan yang ada di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri dengan nama Dewi Cemara.

Dewi Cemara sendiri memiliki arti desa wisata cerdas mandiri, dan sejahtera. Pemberian nama ini diberikan pada saat penyelenggaraan Inovasi Teknologi Tanaman Pangan dan Hortikultura, pada Kamis (8/8/2019).

Selain budidaya tanaman hortikultura ,  di desa wisata Dewi Cemara juga ada budidaya hewan cacing serta peternakan sapi. Konsep yang ditawarkan  di desa Wisata Cemara lebih dominan bersifat edukasi, baik tentang tanaman pertanian maupun peternakan.

“Harapannya ini menjadi eduwisata, bagi masyarakat terdekat. Selain eduwisata, karena konsepnya memang Dewi Cemara maka kita ingin apa yang ada di sini dapat mencerdaskan masyarakat terutama untuk anak-anak didik bisa mengetahui varietas – varietas unggul, yang diinisiasi di Desa Kedungmalang ini,” ujar mantan Menteri Sosial ini dihadapan sejumlah wartawan.

Khofifah menambahkan, hasil produksi tanaman hortikultura juga diharapkan memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi, sehingga dapat menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri, khususnya di lingkungan sekitar.

“Nilai tambah yang kita harapkan akan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Kediri, terutama warga Desa Kedungmalang. Maka gelar Inovasi ini dilakukan, yang sudah disiapkan untuk menjadi Pilot Project Dewi Cemara. Maka kita ingin lakukan beberapa inovasi dan varietas unggul, dari bunga Kenikir maka ini adalah Kenikir Hibrida,” ujarnya.

Sekedar informasi, kegiatan ini digagas oleh Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan selama dua hari, mulai 7 – 8 Agustus 2019. Kegiatan hari pertama diisi dengan lomba serta disusul pameran hasil produksi pertanian, bibit unggul dan peralatan teknologi Pertanian. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.