Cegah Kekerasan, Wali Kota Surabaya Siapkan Pusat Bimbingan Konseling Anak di Kampung

Yovie Wicaksono - 28 July 2022

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk anak. Salah satunya, yaitu layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan tempat belajar bersama di setiap RW. 

Hal itu disampaikannya dalam talkshow bertajuk “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022 yang digelar di Gedung Balai Budaya, Rabu (27/7/2022), yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati.

Ayahe arek – arek Suroboyo itu mengatakan, dalam waktu dekat akan ada Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur setiap kampung harus ada pusat bimbingan konseling dan pembelajaran untuk anak. Tujuannya, ketika ada sebuah permasalahan atau hal – hal yang berkaitan dengan anak bisa cepat tertangani dan diselesaikan dengan baik. 

“Sehingga ketika sudah ada pusat layanan dan tempat belajar itu, maka RW itu akan menjadi kampung yang ramah anak dan diharapkan tidak ada lagi kekerasan,” kata wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu. 

Dalam kesempatan ini, Cak Eri memberikan contoh keberanian para Pahlawan Nasional seperti Bung Karno (Soekarno) dan Bung Tomo kepada anak – anak, agar tidak pernah takut dan malu ketika mengalami tindak kekerasan atau bullying. 

“Arek – arek Suroboyo harus berani, contohlah Bung Karno dan Bung Tomo. Jangan pernah mau diancam dan ditakuti, karena Surabaya ini tempatnya para pejuang,” sebut Cak Eri.

Sementara itu, Rita Pranawati menyampaikan, setiap anak mempunyai hak yang sama sebagai warga negara. Oleh karena itu, jangan sampai melakukan tindakan semena – mena dan diskriminasi terhadap anak, agar kelak menjadi generasi dan pemimpin penerus bangsa hebat.

Rita mengatakan, sejauh ini KPAI telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi anak – anak di Indonesia. Ketika ada anak – anak yang mengalami tindakan kekerasan, KPAI dan Pemkot Surabaya akan memberikan perlindungan dan pengawasan. 

“Anak – anak jangan pernah takut ketika mengalami tindak bullying dan kekerasan. Bisa melapor ke orang tua biar nanti diselesaikan di Puspaga terdekat. Begitu pula ketika ada masalah dengan orang tua, bisa juga dibantu oleh Puspaga,” pungkas Rita.

Sekadar informasi, dalam talkshow tersebut juga dibahas berbagai permasalahan soal anak mulai dari langkah Pemkot Surabaya menangani soal pendidikan, perlindungan, pencegahan pernikahan dini, bullying dan pemenuhan hak – hak terhadap anak di Kota Surabaya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.