Cegah Covid-19, Khofifah Berikan Perlengkapan Kesehatan Pada Dua Ponpes di Kediri

Yovie Wicaksono - 6 June 2020
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran dan Pak Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryanshah saat silaturahmi di Ponpes Lirboyo Kediri, Sabtu (6/6/2020). Foto : (JNR)

SR, Kediri – Sebagai bentuk kewaspadaan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kediri, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memberikan bantuan pada dua Pondok Pesantren (Ponpes) dikawasan tersebut.

Bantuan yang disalurkan melalui BPBD Jatim itu berupa 5.000 buah masker kain, sprayer elektrik 5 unit, lysol 100 liter, baju hazmat 50 buah, dan hand sanitizer 200 liter. Diberikan pula bantuan berupa kacamata goggle 15 buah, face shield 15 buah, vitamin C sebanyak 1.000 strip, sepatu boot 5 buah, tempat cuci tangan 10 unit, dan sarung tangan latex 200 pasang.

“Kunjungan kami bersama Pak Kapolda (Irjen Pol Muhammad Fadil Imran) dan Pak Pangdam V/Brawijaya (Mayjen TNI Widodo Iryanshah) ke Ponpes Lirboyo ini untuk mengecek penerapan pesantren tangguh dalam menghadapi Covid-19. Lirboyo ini menjadi percontohan atau role model bagi pesantren lainnya,” kata Khofifah saat di Ponpes Lirboyo Kediri, Sabtu (6/6/2020) sore.

Selain di Lirboyo, Khofifah didampingi Forkopimda Jatim juga mengunjungi Ponpes Al Falah yang terletak di Kecamatan Ploso, Kabupaten Kediri. Bantuan secara seremoni juga diberikan sama dengan yang diserahkan untuk Ponpes Lirboyo.

Seperti diketahui, data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim hingga Jumat 5 Juni 2020, penambahan kasus positif Covid-19 baru di wilayah Kediri masih cukup tinggi. Tercatat untuk wilayah Kab Kediri kasus positif 152 orang atau tertinggi keempat di Jatim setelah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Dari kasus positif di Kab Kediri itu, 11 orang terkonversi negatif atau sembuh dan sembilan orang dinyatakan meninggal. Sedangkan di Kota Kediri, kasus positif Covid-19 tercatat 47 orang. Tujuh diantaranya terkonversi negatif atau sembuh dan satu orang meninggal.

Dengan masih tingginya penyebaran kasus Covid-19 di wilayah Kediri, Khofifah berharap agar masyarakat bisa lebih disiplin dan menaati protokol kesehatan selama pandemi masih terjadi, terutama di lingkungan pesantren.

Ketua Muslimat NU itu juga berharap agar pengurus ponpes tetap menjaga kebersihan lingkungan agar penyebaran Covid-19 di ponpes juga bisa diantisipasi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.