BNPB: 67 Orang Meninggal Akibat Banjir Lahar Dingin Sumatera Barat

Rudy Hartono - 17 May 2024
Warga melihat sebuah mobil terseret banjir bandang akibat luapan lahar dingin Gunung Marapi dan hujan lebat di Nagari Bukik Batabuah, Agam, Sumatera Barat, Minggu (12/5/2024). (foto: antara)

SR,Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melapokan penambahan korban meninggal dunia akibat banjir lahar dingin di Sumatera Barat. Tercatat ada 67 orang meninggal dunia setelah tim SAR Gabungan berhasil menemukan beberapa orang dilapirkan hilang.

“Berdasarkan laporan yang kami terima jumlah korban yang hilang saat ini tersisa 20 orang dari sebelumnya ada 35 orang. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tersebut salah satunya Halimatu Sa’diyah, warga Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).

Sa’diyah, kata Abdul, ditemukan sekitar lima kilometer dari tempat dilaporkan hilang pada Rabu 15 Mei 2024 dan jasadnya sudah dimakamkan. Selain itu, untuk keluarga terdampak berjumlah 989 keluarga yang juga berkurang dari sebelumnya sebanyak 1.543 keluarga.

“Korban luka-luka bertambah sebanyak 44 orang dari sebelumnya 33 orang. Para korban tersebut dikonfirmasi berasal dari lima kabupaten/kota terdampak bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi,” ujar Abdul.

Lebih lanjut, Abdul memastikan, semua kebutuhan korban dan warga terdampak bencana akan terpenuhi selaam masa tanggap darurat. Masa tanggap darurat ini diberlakukan hingga 14 hari ke depan terhitung sejak Senin (13/5/2024). (*/ant/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.