Bidik Market Dunia, Khofifah Ingin DSF Diselenggarakan di Jakarta

Yovie Wicaksono - 23 November 2020
Dhoho Street Fashion (DSF). Foto : (Fashion Pemkot Kediri)

SR, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginginkan pelaksanaan Dhoho Street Fashion (DSF) kedepan bisa diselenggarakan di Jakarta.

Ibu kota negara ini dipilih dengan harapan bisa menjadi pusat perhatian market dunia. Untuk itu diperlukan sinergitas Pemerintah Kota Kediri dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Desainnya akan terus update, sehingga proses DSF ini menurut saya bagian penting yang harus terus ditumbuh kembangkan. Tadi saya sampaikan ke Pak Wali dan Mas Priyo, kalau kita bisa menyelenggarakan ini nanti nyambung dengan Pemprov kita bisa bikin di Jakarta. Sehingga kita ketemu dengan market dunia, tidak sekedar virtual tapi bahwa desainer desainer top Jakarta akan menyatu dengan kekuatan tenun ikat Kediri,” ujarnya.

Khofifah juga menghendaki agar busana kain tenun ikat bisa masuk dalam Halal Modes Fashion, kemudian bisa dibangun penguatan dengan penenun di Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri.

“Berikutnya adalah Halal Modes Fashion, ini adalah kekuatan Indonesia. Oleh karena itu, apa yang memungkinkan bisa dibangun penguatan sinergitas dengan penenun akan menjadi berseiring dengan program nasional,” katanya.

Khofifah mengaku sudah berkomunikasi tentang gagasan ini ke Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

“Kemarin kan baru Festival Ekonomi Syariah dan tadi saya komunikasikan dengan Pak Wali. Bahwa Halal Modes Fashion ini sudah menjadi kekuatan real. Karena itu menjadi penting untuk terus disinergikan. Apalagi BI juga ada, Himbara ada, ketemu pemodal, ketemu pemodel, ketemu desainer nyambung Insya Allah, mudah-mudahan sukses semua,” katanya.

Sekedar informasi, Dhoho Street Fashion ke-6 yang digelar di Goa Selomangleng pada Minggu (22/11/2020), mengambil tema Energy of Kilisuci yang digambarkan layaknya seorang perempuan yang rela menjadi pertapa di Goa Selomangleng untuk melindungi Kediri dari marabahaya. Energi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat dan roda ekonomi UMKM Kota Kediri.

Acara ini digelar terbatas dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Turut hadir Putri Indonesia 2020 Ayuma, Ketua Dekranasda Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Abdul Hakim Bafagih (anggota Komisi VI DPR RI), Perwakilan Forkopimda Kota Kediri, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Staf Khusus Bupati Lombok Timur, jajaran Pemprov Jatim, serta Dekranasda di Kab/Kota sekitar. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.