Bhineka Tunggal Ika di Panggung Rakyat: Semarak Sedekah Bumi Lidah Wetan

Rudy Hartono - 9 October 2025
Remaja Karang Taruna Kelurahan Lidah Wetan membacakan puisi Laskar Sawunggaling saat acara Semarak Budaya Sembrani Bumi Nusantara, surabaya,  Rabu (8/10/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Semarak budaya dan semangat gotong royong menyatu dalam gelaran “Sembrani Bumi Nusantara: Sedekah Bumi Lidah Wetan”, Rabu (8/10/2025) malam.

Seluruh warga, tua-muda, ikut berpartisipasi dalam seni. Rangkaian acara dibuka dengan Tari Remo yang energik, dilanjutkan dengan Tari Laskar Sawunggaling dari Sanggar Tari Surabaya. Ibu-ibu kader Lidah Wetan tak mau kalah, mereka mempersembahkan paduan suara bawakan lagu-lagu nasional seperti Tanah Air, Indonesia Pusaka, dan Surabaya.

Remaja Karang Taruna Kelurahan Lidah Wetan menampilkan Tari Sawunggaling saat acara Semarak Budaya Sembrani Bumi Nusantara, surabaya,  Rabu (8/10/2025). (foto : vico wildan/superradio.id) 

Selanjutnya setiap RT seakan berlomba-lomba unjuk kebolehan, yang dominan menampilkan seni tari. Di antara seni tari yang ditampilkan:  Tari Gambang Suling, Padang Bulan, dan Tari Mosok-Mosok. Di luar seni tari, ada warga yang tampil bacakan puisi Laskar Sawunggaling penuh ekspresif.

Anak-anak Kelurahan Lidah Wetan antusias  tampilkan kesenian yang mereka kuasai saat acara Semarak Budaya Sembrani Bumi Nusantara, surabaya,  Rabu (8/10/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

Puncak acara ditandai dengan pertunjukan Campursari yang menyatukan berbagai elemen musik tradisional Jawa. Alunan gending dan tembang mengalun merdu, mengajak seluruh hadirin larut dalam suasana syukur dan kebersamaan. Campursari menjadi penutup yang sempurna, menyatukan generasi tua dan muda dalam satu irama budaya.

Anak-anak Kelurahan Lidah Wetan antusias  tampilkan kesenian yang mereka kuasai saat acara Semarak Budaya Sembrani Bumi Nusantara, surabaya,  Rabu (8/10/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

Antusias warga menonton pentas budaya itu sangat tinggi. Mereka memberi support jika ada warga mereka tampil berkesenian. Selain itu warga juga sukarela menyumbangkan hasil bumi dan dana untuk kelancaran acara sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Luar biasa sekali dan terima kasih tak terhingga kepada masyarakat Lidah Wetan yang telah menyukseskan acara ini. Ini adalah bentuk persatuan dan wujud dari Bhinneka Tunggal Ika serta menjadi wadah untuk melestarikan budaya bangsa kita, yaitu bangsa Nusantara,” ucap Hadiarjo, ketua pelaksana acara dalam sambutannya dihadapan  seluruh warga.

Ibu ibu kader Kelurahan Lidah Wetan berkebaya menyanikan lagu lagu nasional, memeriahkan   Semarak Budaya Sembrani Bumi Nusantara, surabaya,  Rabu (8/10/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

Lebih jauh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Lidah Wetan, Muhammad Andi, menegaskan pentingnya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi. “Ayo kita hidupkan kembali budaya leluhur kita, budaya gotong royong dan silaturahmi. Kita bangkitkan kembali moral bangsa kita,” serunya dengan semangat membara.

Para tokoh masyarakat dan sesepuh Kelurahan Lidah Wetan menghadiri acara Semarak Budaya Sembrani Bumi Nusantara, surabaya, Rabu (8/10/2025). (foto : vico wildan/superradio.id)

Sementara itu budayawan dan spritualitas Lidah Wetan, Didik, turut mempersiapkan sesajen yang diletakkan di beberapa titik lokasi untuk keselamatan kelancaran acara. “Hal ini kami lakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan para leluhur yang akan hadir juga di acara ini. Ini adalah bentuk rasa syukur kami atas keselamatan dan rezeki yang dianugerahkan kepada kami,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Kehadiran sesajen tersebut menjadi simbol spiritualitas dan penghormatan yang menyatu dalam tradisi Sedekah Bumi. (js/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.