Bertemu Rachmawati Soekarnoputri, Mahfud MD Bahas Kondisi Keamanan Indonesia

Yovie Wicaksono - 27 October 2020
Menko Polhukam Mahfud MD menerima kunjungan Rachmawati Soekarnoputri di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (26/10/2020). Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menko Polhukam Mahfud MD menerima kunjungan Rachmawati Soekarnoputri di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (26/10/2020). Keduanya membahas berbagai hal tentang kondisi politik, hukum, dan keamanan Indonesia saat ini.  

Mahfud mengatakan, ia dan putri proklamator Bung Karno itu berbincang mengenai upaya-upaya menyelamatkan negara dari berbagai ancaman. Karena mereka sama-sama ingin menjaga NKRI sebagaimana dulu diperjuangkan Bung Karno.

“Dalam hal itu kita ketemu. Nah dari segi teknis, operasional mungkin berbeda, tetapi kami berdua sepakat untuk mencari kanalisasi untuk memperbaiki bangsa ke depan,” ujar Mahfud MD.

Menurut Mahfud, keduanya sepakat bahwa demokrasi harus terus dikembangkan, menyatakan pendapat tidak boleh direpresi tetapi juga yang menyatakan pendapat tidak boleh bertindak anarki.

“Intinya, Mbak Rahma itu punya concern agar di Indonesia ini tetap terjaga dengan baik, dalam situasi apapun dan dalam perbedaan politik apapun,” ujar Mahfud. 

Dalam diskusi empat mata tersebut, menurut Mahfud, Rachmawati membahas situasi politik yang sekarang diwarnai oleh banyak demonstrasi dan gerakan-gerakan. Mereka  sependapat jika demo, berkumpul, berorganisasi untuk menyampaikan pendapat itu adalah boleh, karena itu merupakan bagian dari demokrasi. Tetapi mereka sependapat pula bahwa demokrasi tidak boleh diboncengi oleh anarki. 

Kedua tokoh itu sepakat, jika sebuah demokrasi diboncengi oleh anarki, nomokrasi akan bekerja. Kalau demokrasi itu kedaulatan rakyat, nomokrasi adalah kedaulatan hukum. Diantara demokrasi dan dan nomokrasi itu harus seimbang, kalau ada anarki di dalam proses demokrasi maka hukum harus bekerja. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.