Berbagi Kebaikan Ramadan, Banteng Jatim Santuni Anak Yatim

Yovie Wicaksono - 2 May 2021
Berbagi Kebaikan Ramadan, Banteng Jatim Santuni Anak Yatim. Foto : (Super Radio/Hamidia Kurnia)

SR, Surabaya – DPD PDI Perjuangan Jatim menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dengan menyantuni 100 anak yatim dari 8 yayasan, diantaranya dari Yayasan Masjid Nurul Amin Sukomanunggal, Darul Alawi dari Wonokromo, Al-Kahfi Sidoarjo, dan Yatama Rungkut pada Minggu (2/5/2021).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan yang rutin dilakukan sejak awal Ramadan 2021.

“Kita mengadakan Nuzulul Qur’an ini bersama-sama berkumpul disini untuk berbagi rasa agar kita bisa selalu bersama-sama. Sudah dua puluh hari pertama di bulan Ramadan ini DPD PDI Perjuangan Jatim menyelenggarakan buka puasa bersama disini kemudian juga salat tarawih bersama, tadarus dan tadabbur bersama, dan Alhamdulillah saya juga melihat pesertanya semakin lama semakin banyak,” ujar Kusnadi.

Ditambahkan, kegiatan ini sekaligus bentuk ikhtiar bersama, dengan harapan masyarakat Jatim dapat terhindar dari musibah. Terlebih belakangan ini Jawa Timur dihadapkan dengan berbagai musibah, mulai dari Covid-19 hingga gempa di beberapa daerah.

“Beberapa hari yang lalu kita juga sedang diingatkan oleh Allah SWT dengan banyaknya problem kemasyarakatan, kebangsaan, dan gempa-gempa. Semoga dengan ikhtiar kita secara bersama-sama, apalagi di bulan suci Ramadan ini, Allah membuka pintu langit, mendengar doa kita semua, sehingga apa yang menjadi hambatan, dan ujian khususnya bagi masyarakat Jatim ini bisa diangkat oleh Allah SWT,” imbuhnya.

Kusnadi mengucapkan terimakasih kepada Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), ustadz, ustadzah, serta anak-anak yatim yang telah berkontribusi pada acara hari ini sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.

“Saya mengucapkan terimakasih sekali kepada Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), para ustadz dan ustadzah, serta adik-adik yang sudah meramaikan, berbuka bersama dan tarawih dan tadarus bersama disini supaya bisa lebih mendinginkan. Dan kita juga bisa mengaca diri bahwa kita ini bukan siapa-siapa dihadapan Allah SWT,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jawa Timur Bidang Dakwah, Mukhlis Aman selaku pelaksana acara menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Nuzulul Quran ini sebelumnya dijadwalkan untuk dilakukan di malam ke 25 Ramadan, namun karena adanya benturan jadwal dari pihak yayasan anak yatim maka acara tersebut dimajukan ke malam ke 21 Ramadan.

“Alhamdulillah untuk DPD PDI Perjuangan Jatim ini melaksanakan tadarus selama satu bulan, mulai dari awal dan semoga sampai dengan malam ke 25, mestinya kan terakhir acara Nuzulul Qur’an, tapi melihat anak-anak yatim yang kemungkinan banyak kesibukan dan sebagainya, diawalkan malam ke 21, tetapi tadarus nya tetap sampai malam ke-25,” ujarnya.

Ia berharap, kedepannya dapat bersama-sama memperoleh keberkahan Ramadan terutama keberkahan dari anak-anak yatim.

“Harapan besar kami setelah acara ini kami mendapatkan keselamatan, kebahagiaan, terutama keberkahan Ramadan, dan keberkahan daripada anak-anak yatim. Sehingga bangsa ini oleh Allah SWT diberikan situasi yang kondusif, musibah selesai, Covid-19 juga akan selesai karena itu yang sungguh-sungguh merepotkan bagi kita,” tandasnya.

Turut serta dalam kegiatan tersebut, para pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim, Bamusi, serta Badiklat PDI Perjuangan Jatim. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.