Berawal Hobi, Raup Jutaan Rupiah dari Jual Beli Ikan

Yovie Wicaksono - 7 September 2020
Bripda Andi Yanuar Priyo saat menunjukkan salah satu koleksi ikan Betta miliknya. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Berawal dari sekedar hobi, Bripda Andi Yanuar Priyo memperoleh omzet 5 – 10 juta setiap bulan, dalam menjalankan bisnis jual beli ikan cupang (Betta) yang baru dirintisnya sejak dua tahun silam.

“Awalnya hanya sekedar hobi,  namun setelah diterjuni ternyata bisnis penjualan ikan cukup menjanjikan,” ujar anggota Polres Kediri Kota yang bertugas di Bidang Hubungan Masyarakat tersebut.

Alasannya memilih bisnis ikan lantaran cara pemeliharaan ikan Betta lebih mudah jika dibandingkan dengan hewan peliharaan lainnya. Sehingga disela-sela kesibukannya sebagai anggota kepolisian, ia masih bisa membagi waktu.

Sejak 2018, Andi mulai jual beli ikan Betta, yang terfokus pada Betta Koi Galaxy, ikan Betta Solid dan Betta Multicolor. Tak hanya itu, ia juga melakukan plasma di petani sekitar untuk membuat bibit sendiri.

“Saya melakukan inovasi untuk mendobrak harga ikan supaya lebih mahal,” ujarnya.

Selain menjual ikan yang sudah jadi, Andi juga melayani pembelian bibit ikan Betta dengan harga paling murah Rp 20 ribu, dan paling mahal Rp 100 ribu  per ekor. Bibit ikan yang dijual kategori usia 2,5 bulan dan ikan yang sudah jadi (dewasa) berusia 5 bulan.

Adapun dua jenis ikan yang paling banyak digandrungi pecinta ikan Betta adalah Ikan Cupang Koi Galaxy Multicolor serta Cupang Nemo Galaxy Multicolor.

Oleh karena banyaknya permintaan, daya jualnya mencapai Rp 150 – 500 ribu top great.

Saat ini, ikan Betta yang dipasarkan berjumlah seribu ekor, sementara yang dibudidayakan ke petani sekitar dua ribu ekor.

Ribuan ikan ini tidak hanya dipasarkan sendiri, melainkan juga dibantu rekan sesama pecinta ikan Betta.

Pemuda berusia 25 tahun asal Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini mengaku penjualan ikan cupang dilakukannya secara offline dan online. Namun kebanyakan paling laku melalui sistem online. Selain dari Pulau Jawa, pembeli ikan melalui online ini juga berasal dari sekitaran Pulau Sumatera hingga Malaysia.

“Untuk pemasaran secara online itu kita lakukan bersama teman-teman sesama penghobi, terus kita bagi hasil,” ujarnya.

Selama menjalani usaha jual beli ikan via online, kendala yang dihadapi justru terletak pada lamanya waktu pengiriman, terutama pengiriman di luar pulau.

Disamping kendala pengiriman, saat ini bibit ikan Betta khususnya jenis Koi Galaxy Multicolor serta Cupang Nemo Galaxy Multicolor jumlahnya sangat terbatas. Ini disebabkan karena tingginya jumlah permintaan.

“Peranakannya habis, jenis Multi Galaxy sama Koi. Harganya mahal dan cepat laku,” kata Andi.

Biasanya bibit dari dua ikan jenis tersebut mudah didapatkan langsung dari petani ikan cupang di wilayah Kota Kediri.

Andi mengatakan, pada saat musim dingin biasanya tingkat kematian pada ikan sangat tinggi. Suatu ketika ia pernah mengalami ikan peliharaannya mati satu kolam.

“Pernah sekira 1500-2000 ikan. Untuk rugi pasti, cuman kita bisa olah lagi,” ujarnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.