Begini Cara Dito Hilangkan Rasa Gugup Sebelum Pencoblosan

Yovie Wicaksono - 9 December 2020
Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono bersama keluarga saat mencoblos di TPS 15 Sukorejo. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Beberapa jam jelang pencoblosan, Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono mengaku merasa gugup. Untuk mengatasinya, bapak satu anak ini terus memperbanyak dzikir dan berdoa. Tidak lupa sebelum berangkat mencoblos, ia terlebih dahulu sungkem dan meminta doa restu kepada kedua orang tuanya.

“Yang pertama pasti berdoa, kuncinya tetap memasrahkan diri kepada Allah SWT dan sungkem kepada orang tua,” kata pemuda berusia 28 tahun yang akrab disapa Dito ini, Rabu (9/12/2020).

Selain itu, untuk melepas ketegangan ia memilih untuk bermain bersama anak. “Kuncinya main sama anak,” katanya singkat.

Lebih lanjut, Dito memiliki motivasi lebih tinggi, saat ini mengingat ayahnya Pramono Anung yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet datang langsung memberikan dukungan kepada putranya tersebut.

“Kehadiran bapak secara fisik dan non fisik selalu menjadi penyemangat saya. Karena saya tidak bisa memungkiri kompas atau peta saya dalam perjalanan Pilkada ini bapak saya. Jadi ada analisa-analisa yang harus saya diskusikan sama bapak,” ujarnya.

Dito mengatakan, dirinya sebagai calon pemimpin harus memiliki mental siap menang dan siap kalah. Karena itu, semua pilihan ia serahkan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan.

“Apapun hasilnya itu yang terbaik, entah itu menang entah itu kalah,” ujarnya.

Kader PDI Perjuangan yang diusung oleh 9 partai di parlemen tersebut  memilih untuk mencoblos di TPS 15 Sukorejo yang lokasinya dekat dengan kediamannya. Diketahui, jumlah pemilih untuk TPS 15 di Desa Sukorejo sendiri terdapat 299 orang.

Sementara itu untuk pasangan Calon Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mencoblos terpisah di wilayah Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.