Barongsai dan Jaranan Membuka Rangkaian Festival Joko Dolog 2024
SR, Surabaya – Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog menyelenggarakan Festival Joko Dolog, selama tiga hari penuh, mulai Selasa (23/7/2024) hingga Kamis (25/7/2024). Seluruh kegiatan digelar di kawasan Cagar Budaya Joko Dolog di Jalan Taman Apsari Surabaya.
Ada banyak aktivitas untuk memeriahkan Festival Joko Dolog, di antaranya ludruk, wayang kulit, campursari, jaranan, barongsai, live music dari Komunitas Penyayi Jalanan, lomba pakaian adat, pengobatan tradisional, bazaar benda pusaka/tosan aji, dan bazaar UMKM.
“Mengambil momentum bulan Suro, kami didukung berbagai komunitas budaya sepakat menggelar Festival Joko Dolog secara swadaya dan gratis untuk umum,” kata Khairul Anam, Ketua Pelaksana Festival Joko Dolog, saat ditemui di area Cagar Budaya Joko Dolog, Senin (22/7/2024) malam.
Dari rangkaian kegiatan yang akan digelar, hari pertama festival akan menampilkan Barongsai pada pukul 15.00 WIB dan disusul dengan Jaranan. Namun sembari atraksi seni berjalan, di sekitar cagar Budaya Joko Dolog terdapat stan UMKM dan juga kolektor benda pusaka/Tosan aji bisa dinikmati para pengunjung festival.

“Barongsai itu sumbangsih dari kawan-kawan Gusdurian Peduli, akan membuka acara Festival Joko Dolog. Semua acara ini disengkuyung (ditanggung gotong royong) semua komunitas budaya dan seni,” imbuh Anam.
Adapun pertimbangan pemberian nama acara Festival Joko Dolog dan juga berkegiatan di lokasi Cagar Budaya Joko Dolog, salah satunya untuk mengenalkan lebih dekat peninggalan bersejarah dan nilai-nilai adiluhung bangsa yang diekspresikan sebagai arca Joko Dolog. “Kami ingin meluruskan anggapan negatif arca ini. Sejatinya arca Joko Dolog merupakan perwujudan Prabu Kartanegara, salah seorang raja yang mahsyur dan bijaksana di zaman Kerajaan Singosari,” terang Anam,”Edukasi tentang keilmiahan sejarah Joko Dolog dan Prabu Kertanegara akan dipaparkan dan diskusikan dalam talk show pada hari Rabu 24 Juli, yang menghadirkan sejarahwan,” imbuhnya.
Ditambahkan Anam, puncak acara Festival Joko Dolog sesungguhnya, ada di hari Kamis, hari terakhir yang ditandai dengan Ruwatan Massal oleh Ki Surono Gondo Taruno, kemudian diikuti Kirab Budaya yang semua pesertanya generasi milenial, ditutup doa bersama oleh lintas agama. “Kami mengundang Pj Gubernur Jatim (Adhy Karyono) juga pak Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi). Semoga beliau berdua berkenan hadir,” harap Anam. (*/red)
Tags: barongsai, festival joko dolog, seduluran abdi dalem, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





