Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Yovie Wicaksono - 26 November 2022

SR, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar Hacking Day Competition 2022. Ajang yang digelar kali ketiga tersebut, sebagai ajang untuk mengasah kemampuan anak muda dalam hal cyber security (keamanan siber) dan kepedulian akan ruang siber yang kondusif.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso mengatakan, sebagai daerah yang terus berkembang secara digital, Banyuwangi membutuhkan peran masyarakat dalam menjaga kenyamanan penggunaan ruang digital agar dapat dimanfaatkan untuk perkembangan daerah. 

Menurutnya, Banyuwangi selama ini terus berupaya menjaring dan mengasah kemampuan anak muda daerah yang memiliki ketertarikan dan kemampuan di bidang tersebut. Salah satunya, dengan menggelar Hacking Day Competition. 

“Ajang ini dimaksudkan sebagai wadah bagi mereka yang memiliki potensi di bidang cyber security sekaligus juga dalam rangka mengenalkan program Banyuwangi C-SIRT yang akan di launching pada tanggal 13 Desember 2022 oleh Badan Siber dan Sandi Negara yang akan menjadi pusat pengaduan insiden Cyber untuk wilayah Banyuwangi dan sekitarnya,” kata Budi, Sabtu (26/11/2022).

BSSN telah menetapkan instansi pusat dan daerah dalam program Computer Security Incident Response Team (CSIRT) sebagai target rencana kerja pemerintah. CSIRT Kabupaten Banyuwangi pun diharapkan akan mampu merespon insiden keamanan siber yang terjadi secara cepat, efisien dan efektif, sehingga tidak mengganggu aksesibilitas publik dalam menggunakan layanan teknologi informasi.

Dijelaskan Budi, Hacking Day Competition 2022 ini berlangsung selama dua hari, yaitu 25-26 November 2022 dan dibagi dalam dua kategori. Pertama adalah lomba yang menguji kemampuan peretasan terhadap situs web yang disediakan. Kedua, lomba kreatifitas dalam membuat konten foto dan video digital tentang kesadaran keamanan informasi. 

Event yang sebenarnya sangat teknis ini, kata Budi, mendapat animo yang baik dari anak-anak muda Banyuwangi. Sebanyak 49 siswa SMA/SMK antusias mengikuti kompetisi hacking day ini, dan telah diseleksi ada 41 peserta lomba konten video dan foto yang memenuhi syarat penjurian. 

“Penjurian dilakukan bersama antara Dinas Kominfo Kabupaten Banyuwangi dan Komunitas Malang Hacker Link,” jelas Tri.

Dikatakannya, di era digital seperti sekarang ini ancaman siber di jagad maya ini makin besar. Maka, talenta cyber security sangat diperlukan untuk meningkatkan keamanan siber di daerah bahkan nasional. 

“Untuk kota selevel Banyuwangi Pemahaman tentang Ruang Siber yang aman perlu dibina, dan untuk hacking day dengan level penyelenggaraan pemerintah daerah, mungkin Banyuwangi masih satu satunya yang menyelenggarakan secara rutin setiap tahun,” katanya.

Hacking Day Competition 2022, telah dilaksanakan sejak 2019, 2020, dan pada 2021 harus berhenti karena pandemi covid. 

“Ke depannya komitmen Bupati Banyuwangi terhadap generasi muda yang semakin melek digital akan selalu dipelihara sebagai wujud digitalisasi dan masyarakat digital sebagai Rebound Centre baru,” pungkasnya. (*/red)

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.