Banteng Jatim FC Seleksi Ketat Pesepakbola, ‘Haram’ Pemain Titipan
SR, Surabaya – Manajer Tim Banteng Jatim U-17, Daniel Rohi, pastikan proses seleksi pemain tim sepak bola Banteng FC Jatim untuk ajang Soekarno Cup berjalan bersih dari praktik “pemain titipan”.
Hal ini ia sampaikan saat memantau seleksi di titik terakhir di Gelora 10 November Surabaya, Minggu (29/3/2026).
Ia menyebut, sesuai arahan DPD PDI Perjuangan Jatim, seleksi harus berlangsung sepenuhnya objektif dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Pihak panitia pun menerapkan standar ketat untuk mencari 18 pemain inti kategori U-17 dan 4 pemain senior yang akan berlaga di Soekarno Cup 2026.
“Sesuai arahan DPD, seleksi ini harus belangsung objektif tanpa intervensi dari siapapun dan semua diserahkan pada tim seleksi yang bisa melihat bakat,” ujarnya.

Jika ketahuan ada intervensi, pemain akan langsung dikeluarkan dari tim inti. “Semua terbuka, silahkan melakukan seleksi. Kalaupun di Surabaya ternyata tidak ada yang qualified ya tidak dipilih, jadi teman yang terseleksi dipastikan sesuai kriteria dan standard yang ditentukan,” sebutnya.
Untuk menjamin keadilan, seluruh hasil seleksi akan diumumkan secara terbuka melalui media sosial Banteng Jatim. Pihaknya pun terbuka pada saran dan kritik masyarakat. Jika dirasa hasil tak sesuai, bisa langsung menyampaikan komplain di akun media sosial resmi @bantengjatimfc.
“Silakan sampaikan komplain jika ada. Semua terbuka, semua seleksi ini akan diumumkan terbuka di medsos banteng jatim, silahkan komplain,” imbuhnya.
Hal serupa disampaikan Wakil Walikota Surabaya Armuji. Ia menegaskan pihaknya menjunjung tinggi sportivitas dan akan menindak tegas segala kecurangan.
“Yang menyeleksi akan fair play, tidak ada titipan, yang penting adalah tunjukan kemampuan kalian. Pesan saya kalian harus semangat, kalian harus mengikuti seleksi dengan benar,” jelasnya. (hk/red)
Tags: banteng jatim fc, pdip jatim, seleksi, Sepak Bola, soekarno cup, surabaya, transparan
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





