Banjir Jember, Kepala Daerah Diminta Cari Solusi Jangka Panjang

Yovie Wicaksono - 2 February 2021
Warga melintasi banjir untuk mengungsi, di Balai Desa Wonoasri, Tempurejo, Jember, Jawa Timur, Jumat (15/1/2021). Foto : (Antara)

SR, Surabaya – Tingginya curah hujan di Jawa Timur mengakibatkan beberapa daerah mengalami banjir. Salah satunya di Wonoasri, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sebagai daerah yang selalu menjadi langganan banjir setiap hujan datang, tentunya menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai petani dan peternak. Mulai dari gagal panen, hewan-hewan peternakan mati, hingga efek traumatis yang dirasakan masyarakat pasca banjir.

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Hari Putri Lestari, mengimbau kepala daerah setempat agar memiliki inisiatif mencari solusi jangka panjang.

“Banjir di Wonoasri ini sudah terjadi tahunan selama 10-20 tahun, tapi tiap tahun yang dilakukan hanya mengeruk sungai saja, padahal kalau solusinya dipikirkan serius tahun depan bisa tidak banjir,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Ia berpendapat, pengerukan sungai selama ini masih kurang efektif untuk mencegah banjir yang sering terjadi dan hanya menguntungkan pemilik alat berat, sehingga diperlukan langkah yang lebih efektif untuk mencegahnya.

Ia menyayangkan adanya proyek-proyek jangka pendek yang sistemnya bongkar pasang dan menimbulkan kerugian lebih besar untuk masyarakat.

Para kepala daerah dinilai perlu duduk bersama mencari solusi dengan pihak terkait serta perwakilan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan banjir berulang ini.

“Nanti pemerintah daerah bisa menanyakan dana desa untuk apa, dana kabupaten untuk apa, kalau perlu sampai provinsi hingga kementrian pusat, jika dana ditanggung gotong royong nanti bisa untuk jangka waktu 20-30 tahun,” ujarnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.