Artotel Kantongi Sertifikat GSTC Menuju Hotel Berkelanjutan

Rudy Hartono - 11 December 2025
Manajemen Artotel TS Suites menunjukkan sertifikat Global Sustainable Tourism Council kepada media, Rabu (10/12/2025) . (foto : vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Artotel TS Suites Surabaya resmi menerima Sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) setelah melalui proses audit menyeluruh oleh lembaga sertifikasi terakreditasi internasional.

Sertifikasi ini menandai tonggak penting dalam perjalanan hotel menuju operasional berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Artotel TS Suites sebagai pionir praktik pariwisata bertanggung jawab di Indonesia.

Pengakuan ini bukan hanya pencapaian bagi satu hotel, melainkan juga bagi Artotel Group secara keseluruhan. Artotel Group kini tercatat sebagai operator hotel lokal Indonesia pertama yang dinyatakan memenuhi standar keberlanjutan GSTC. Standar ini diakui secara global sebagai acuan utama dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan, mencakup aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan tata kelola.

Program keberlanjutan yang dijalankan Artotel TS Suites Surabaya diwujudkan melalui berbagai langkah nyata yang menyentuh aspek lingkungan sekaligus sosial. Dari sisi efisiensi energi, hotel ini telah menerapkan penggunaan lampu LED di seluruh area, memanfaatkan lampu taman berbasis energi matahari, serta menjalankan program lights off di area yang tidak aktif untuk mengurangi konsumsi listrik.

General Manager Artotel, Tetty Patrick menyampaikan pencapaian Artotel kepada media. (foto : vico wildan/superradio.id)

Upaya pengurangan plastik sekali pakai juga menjadi prioritas, dengan mengganti sedotan plastik menggunakan bahan singkong, menyediakan dispenser sabun isi ulang, dan mengurangi penggunaan botol plastik.

Sementara itu, pengelolaan sampah makanan dilakukan melalui kerja sama dengan Garda Pangan, di mana sisa makanan diolah menjadi pakan maggot yang bermanfaat bagi sektor pertanian dan peternakan. Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, hotel ini juga menunjukkan kepedulian sosial dengan melaksanakan program berbagi makanan mingguan kepada anak-anak panti asuhan di Surabaya. Seluruh langkah tersebut bukan sekadar memenuhi standar audit Global Sustainable Tourism Council (GSTC), tetapi juga menciptakan dampak nyata yang positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

General Manager Artotel TS Suites Surabaya Teddy Patrick, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim hotel. “Penerimaan Sertifikasi Global Sustainable Tourism Council menjadi bukti bahwa langkah keberlanjutan yang kami jalankan bukan sekadar wacana, melainkan upaya nyata yang terus kami tingkatkan dari waktu ke waktu. Kami berkomitmen memastikan kenyamanan tamu sejalan dengan upaya perlindungan lingkungan dan kontribusi bagi komunitas sekitar.” ucapnya

Para awak media dan tamu undangan yang menghadiri celebrate hotel setelah mendapatkan sertifikat Global Sustainable Tourism Council, Rabu (10/12/2025) . (foto : vico wildan/superradio.id)

Sementara itu, Grace Tabita Sunjono, Sustainability Coordinator Artotel  TS Suites Surabaya, menambahkan. “Pencapaian sertifikasi GSTC ini adalah konsistensi kami dalam menjalankan praktik keberlanjutan secara terukur. Fokus kami bukan hanya memenuhi standar audit, tetapi memastikan pengelolaan energi, air, dan limbah hingga pemberdayaan karyawan dan komunitas bisa memberikan dampak positif yang nyata.”ujarnya.

Dengan diraihnya sertifikasi GSTC, Artotel TS Suites – Surabaya menegaskan komitmennya untuk memperkuat implementasi operasional berkelanjutan yang berorientasi jangka panjang. Sertifikasi ini tidak hanya menjadi pengakuan atas upaya yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi landasan bagi hotel untuk terus mengembangkan strategi keberlanjutan yang lebih luas dan berdampak nyata. Dalam praktiknya, hotel membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra, baik dari sektor swasta, komunitas lokal, maupun lembaga internasional, guna menciptakan sinergi yang berkesinambungan.

Dampak positif yang diharapkan mencakup pengurangan jejak karbon dan peningkatan efisiensi sumber daya bagi lingkungan, perluasan program sosial serta pemberdayaan komunitas bagi masyarakat, hingga menjadi contoh praktik terbaik bagi industri pariwisata Indonesia dalam menerapkan standar keberlanjutan global. (js/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.