Anggota Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Obat dan Pangan Aman di Kediri

Yovie Wicaksono - 2 November 2020
Sosialisasi tentang obat dan pangan aman yang di gelar di gedung BP Desa Wonosari, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Senin (2/11/2020). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Warga serta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan sosialisasi tentang obat dan pangan aman di Desa Wonosari, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Senin (2/11/2020).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Reses Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Jatim VI dari Partai PDI Perjuangan, Sri Rahayu. Dalam kegiatan tersebut, Sri Rahayu didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto. 

Lantaran kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sekaligus edukasi tentang obat dan pangan aman, turut dihadirkan sejumlah pemateri dari lembaga Balai Besar POM Surabaya. 

Dalam keterangannya, Sri Rahayu mengatakan, pihaknya memiliki mitra kerja dengan BPOM yang memiliki tupoksi dan kewenangan pengawasan obat dan makanan. 

“Hari ini tadi kami sosialisasi kepada masyarakat, juga pengusaha kecil makanan yang memang sangat terkait dengan materi hari ini. Tadi Alhamdulillah dari peserta yang ada memberikan pertanyaan dan masukan yang bagus terhadap kita khususnya BPOM. Biasanya kita sosialisasi di kota-kota, tapi kali ini kota masuk ke pedesaan,” ujar Sri Rahayu.

Lebih lanjut, ia mengemukakan alasannya melakukan  sosialisasi di pedesaan karena saat ini usaha produksi makanan sudah berkembang hingga ke pelosok desa walaupun sebatas industri rumah tangga, termasuk juga UMKM. 

“Ini kita masuk ke pedesaan karena memang sekarang ini produksi makanan termasuk industri rumah tangga dan sebagainya sudah banyak di pedesaan, UMKM juga banyak. Sehingga kami ingin menyampaikan kepada mereka terutama yang terlibat langsung dengan pengawasan BPOM,” ujarnya.

Disamping itu, Sri Rahayu juga berpesan kepada para ibu rumah tangga yang menghadiri acara tersebut agar senantiasa memberikan pengawasan kepada putra putrinya dalam mengonsumsi jajanan.

“Kami berharap kepada orang tua agar ikut menjaga. Kami pesan kepada Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kesehatan juga bisa bekerjasama dengan BPOM untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para penjual makanan atau jajanan yang ada di lingkungan sekolah,” harapnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.