Pemerintah Tetap Lakukan Pendekatan Kultural di Papua

Yovie Wicaksono - 30 October 2019
Kunjungan kerja Presiden Jokowi di Provinsi Papua dan Papua Barat. Foto : (Biro Pers Presiden)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pendekatan kultural dan kemanusiaan harus tetap menjadi fokus utama dalam menangani permasalahan yang ada di Papua dan pendekatan hukum, keamanan dan militer juga tak bisa dihilangkan.

“Pendekatan kultural dan kemanusiaan harus tetap menjadi fokus utama tanpa menghilangkan pendekatan hukum dan keamanan, serta pendekatan militer yang diperlukan,” katanya, Rabu (30/10/2019).

Menurut Mahfud, sementara ini kementerian dan lembaga terkait belum melakukan pemetaan komprehensif secara bersama-sama. Meskipun, masing-masing sudah memetakan semua seperti Polri, Kemendagri, Panglima TNI, dan Kementerian Pertahanan.

“Nah pendekatan yang dilakukan tetap komprehensif, ada pendekatan keamanan atau pendekatan penegakan hukum sehingga mereka itu bisa dilihat sebagai kelompok gerakan bersenjata, kelompok kriminal bersenjata, itu bisa. Tapi juga mungkin ada yang separatis, itu perlakuannya tentu berbeda-beda,” katanya.

Kemudian, lanjutnya, lebih banyak di sana rakyat biasa yang tidak tahu apa-apa, sehingga pendekatannya juga harus berbeda lagi.

“Besok hari Kamis mau saya rapat dulu, mau lihat bagaimana menteri lain melihat itu. Tetapi secara umum kalau Anda lihat secara fisik kan bagus akhir-akhir ini, ya. Tidak lagi mencekam. Kalau dilihat akhir-akhir ini, objektifnya, bukan yang dibuat-buat,” kata Mahfud MD. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.