100 KK Warga Jatim Ditransmigrasikan ke Bulungan Kaltara

Yovie Wicaksono - 27 November 2019
Pemberangkatan 100 kepala keluarga (KK) dari warga berbagai daerah di Jawa Timur yang ditransmigrasikan ke Kab Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (27/11/2019). Foto : (sugeng JNR)

SR, Surabaya – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, didampingi Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, memberangkatkan sebanyak 100 kepala keluarga (KK) dari warga berbagai daerah di Jawa Timur yang ditransmigrasikan ke Kab Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (27/11/2019).

Abdul Halim menjelaskan, 100 KK warga Jatim dengan jumlah 298 jiwa itu akan ditransmigrasikan di UPT Tanjung Buka SP 10 di Kabupaten Bulungan. 

“Jadi sebelumnya sudah ada di lokasi SP 1 sampai 9 yang 90 persen warga Jatim. Ini yang 100 KK di SP 10,” jelas Halim.

Untuk program transmigrasi itu, kata dia, pemerintah akan memberikan fasilitas rumah tinggal untuk tiap KK. Selain itu, disediakan pula lahan masing-masing dua hektare untuk pertanian. Satu hektare di lokasi atau area tempat tinggal dan satu hektare lain di luar wilayahnya.

“Lahan ini yang akan digarap sebagai matapencaharian warga yang masuk program transmigrasi. Dari Pemprov Jatim juga membantu bibit untuk ditanam disana. Ada bantuan juga jatah hidup berupa sembako yang diberikan tiap bulan,” ujarnya.

Dari 100 KK yang diberangkatkan dari Grahadi Surabaya ini, 150 di antaranya laki-laki dan 148 perempuan, termasuk anak-anak. Mereka berasal dari berbagai kab/kota di Jatim, seperti dari Trenggalek 22 KK, Ngawi 15 KK, Magetan 15 KK, Pacitan 10 KK, Tulungagung 8 KK, dan Lamongan 7 KK. Sedangkan dari Nganjuk dan Malang masing-masing 5 KK, Kediri, Jombang, Pamekasan, Blitar, dan Lumajang masing-masing 3 KK.

Dalam program transmigrasi yang dikerjasamakan pemerintah pusat dan provinsi itu, selama lima tahun terdapat ribuan KK yang diberangkatkan. Pada periode 2014-2019 dari Jatim tercatat 1.223 KK transmigrasi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.