Pasca Terbakar, Museum Nasional Indonesia Gelar Ruwatan

Yovie Wicaksono - 24 December 2023

SR, Jakarta – Museum Nasional Indonesia (MNI) menyelenggarakan kegiatan budaya “ruwatan” sebagai bentuk pelestarian terhadap aspek-aspek budaya dalam proses pemulihan MNI pasca terbakar pada 16 September lalu.

Ruwatan menjadi langkah penting dalam menyambut setiap elemen koleksi dengan penuh penghormatan, tidak hanya upaya untuk berkumpul dan berdoa bersama tetapi juga sebagai upaya nyata dalam merawat dan menghargai nilai budaya dan historis yang terkandung dalam setiap koleksi,” ujar Plt Ketua Museum dan Cagar Budaya Ahmad Mahendra, Jumat (23/12/2023).

Diselenggarakan 12 Desember 2023, kegiatan yang turut didampingi Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid itu diharapkan dapat menjadi momen penting dalam memperkuat kolaborasi berbagai pihak guna mendukung pemulihan MNI pasca kebakaran.

Makna dari ruwatan sendiri adalah meminta dengan sepenuh hati agar orang (kali ini MNI) yang diruwat dapat lepas dari petaka dan memperoleh keselamatan. Oleh sebab itu, upacara ruwatan dilakukan untuk melindungi museum yang dikenal sebagai Museum Gajah itu dari segala macam bahaya.

Selain ruwatan, pagelaran wayang juga dilakukan di area Museum Nasional Indonesia, membawa kisah tentang makna dalam kehidupan.

“Ucapan syukur kami sampaikan atas keberagaman ini, dan melalui ruwatan, kami merayakan dan menjaga warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat,” kata Ahmad. (*/ant/red)

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.