Sumatera Masih Berduka, Jatim Gelar Doa Bersama Tiadakan Pesta Akhir Tahun
SR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan tidak menggelar pesta hiburan dalam rangka penutupan Tahun 2025. Sebagai gantinya, Pemprov Jatim mengadakan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam yang masih berada dalam masa tanggap darurat dan rekonstruksi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan dampak yang masih dirasakan para korban bencana. Menurutnya, tidak etis apabila pemerintah daerah mengadakan kegiatan hiburan di tengah kondisi tersebut.
“Bagaimana dampak yang dirasakan korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang masih dalam tanggap darurat maupun rekonstruksi. Tentu kita tidak menggelar acara yang sifatnya hiburan atau apa pun,” ujar Adhy Karyono, Selasa (23/12/2025).
Ia menjelaskan, penutupan tahun hanya diisi dengan kegiatan religius berupa doa dan sholawat bersama. Pemprov Jatim akan menggelar sholawat bersama Habib Syech agar masyarakat dapat mendoakan keselamatan Jawa Timur sekaligus para korban bencana di daerah lain.
Acara doa bersama tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Desember 2025 di Islamic Center Surabaya. Adhy juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur agar mengikuti kebijakan Gubernur dengan tidak menggelar pesta rakyat atau hiburan yang berlebihan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial. (*/rri/red)
Tags: doa bersama, Jawa Timur, pemprov, superradio.id, tahun baru
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





