Eri Cahyadi Perketat Seleksi Direksi Kebun Binatang Surabaya
SR, Surabaya — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak ingin terburu-buru menunjuk jajaran direksi baru Perumda Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jl. Setail No. 1, Darmo, Wonokromo, Surabaya.
Pemkot Surabaya bahkan membuka kemungkinan mengulang kembali proses seleksi apabila hasil tes menunjukkan calon direksi belum memenuhi standar yang dibutuhkan.
Eri menyampaikan, proses seleksi direksi BUMD saat ini telah memasuki tahapan wawancara. Namun, tidak semua peserta dapat langsung melanjutkan ke tahap tersebut.
“Direksi BUMD insyaallah kita sudah memasuki tahap wawancara. Karena kemarin ada yang sudah lulus setelah itu masuk ke dalam ujian kompetensi, tes psikologi, setelah dia lulus baru masuk ke tahap wawancara. Tapi ada juga yang diulang,” kata Eri.
Menurutnya, beberapa peserta harus mengikuti seleksi ulang karena hasil tes psikologi belum sesuai rekomendasi.
“Ada beberapa nanti kita segera umumkan. Jadi, ada beberapa yang memang kita akan ulang karena dari hasil tesnya itu tidak disarankan semua. Sehingga tidak jadi, kita akan mencari lagi. Buka ulang lagi,” ujarnya.
Eri menegaskan, kehati-hatian ini dilakukan berdasarkan pengalaman Pemkot Surabaya dalam memilih direksi sejumlah BUMD.
“Buka ulang karena kami dari pengalaman beberapa BUMD, baik itu Rumah Potong Hewan, Pasar Surya, maupun Kebun Binatang, maka kami tidak mau lagi memilih orang yang hanya sekadar tes saja,” jelasnya.
Tes psikologi menjadi salah satu instrumen penting untuk menilai kepemimpinan, kejiwaan, dan kemampuan mengambil keputusan.
“Psikologi tadi terkait kejiwaan, terkait pengambilan keputusan, maka di sana akan ada penilaian-penilaian. Disarankan atau tidak sampai kami ketemu yang disarankan,” katanya.
Jika hasil penilaian berada di bawah standar, calon tidak akan dipaksakan melanjutkan seleksi.
“Kalau di bawah rata-rata, nah ini karena di bawah rata-rata, di bawah standar yang kita butuhkan, ya sudah,” tegasnya.
Proses Seleksi dan Calon Direksi
Posisi Direktur Utama KBS kosong sejak 2024. Seleksi telah dilakukan beberapa kali, namun belum menemukan kandidat yang sesuai.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, memastikan seleksi tetap berjalan sesuai ketentuan.
“Bagaimanapun tetap sesuai dengan seleksi administrasi. Itulah hasil yang diumumkan oleh pansel,” kata Vykka.
Seleksi menggunakan sistem gugur, sehingga jumlah calon dapat terus berkurang di setiap tahapan. Terbaru, sebanyak 24 orang mendaftar untuk tiga posisi direksi KBS pada 13–31 Juli 2026. Setelah seleksi, tersisa lima calon:
- Agung Bayu Murti dan Indah Adelia Yahono (Calon Direktur Utama)
- Yudha Ansyari Wiranagara (Calon Direktur Keuangan dan SDM)
- Alrisjky Meyscelly Romadhona dan Henny Noertiningsih (Calon Direktur Operasional dan Umum)
Vykka menegaskan, seleksi tetap berpedoman pada PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. “Kalau terkait itu, kita acuannya pastinya PP 54 Tahun 2017. Itu semua sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah,” katanya. (*/red)
Tags: Eri cahyadi, Kebun Binatang Surabaya, seleksi direksi, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





