SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Deklarasikan Sekolah Para Atlet
SR, Surabaya – Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 10 Surabaya mencanangkan diri sebagai sekolah para atlet. Hal itu ditegaskan dalam pelaksanaan Forum Taaruf Siswa (Fortawa) yang berlangsung di lapangan olahraga sekolah, Minggu (5/7/2026).
Pada kegiatan tersebut, pencanangan tersebut semakin dipertegas dengan penandatanganan MoU dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Salim Bahrisy mengatakan, pencananganan ini dilakukan karena selama ini sekolahnya banyak membina atlet-atlet berprestasi.
Dari data yang ada, pihaknya kini memfasilitasi siswa dari 50 cabang olahraga dan sudah meraih banyak prestasi tingkat regional maupun nasional. “Bahkan tahun kemarin kita sudah menyumbangkan 45 atlet untuk Kota Surabaya dan kurang lebih sekitar 25-an atlet untuk kota lain. Sehingga total ada 70-an atlet yang kita lahirkan dari SMA Muhammadiyah 10, Surabaya,” katanya,
Meski mendukung pengembangan prestasi di bidang olahraga, ia menegaskan bahwa seluruh atlet juga tetap harus menempuh proses pendidikan. Kendala waktu antara latihan dan belajar kini dipermudah dengan sistem belajar yang diterapkan melalui kanal khusus.
“Di sini kita sudah punya solusinya karena kami punya platform khusus untuk anak-anak atlet, sehingga meskipun dia latihan, setelah latihan masih bisa membuka platform tersebut untuk mengikuti pelajaran dan juga mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jatim mengapresiasi pencanangan yang dilakukan karena dapat membantu pembinaan olahraga di Jatim, khususnya di Surabaya. Menurutnya, dukungan sekolah menjadi penting guna memperkuat karakter siswa melalui pendidikan dan olahraga.
“Sehingga lebih memudahkan kita untuk melakukan rekrutmen, mengarahkan anak-anak supaya mereka selain berkegiatan belajar tapi juga diarahkan untuk menjadi orang yang punya secara fisik sehat, secara psikis sehat, sehingga tidak ada hal-hal lain kecuali belajar dan berolahraga,” tuturnya
Karena itu, ia menyebut, apa yang dilakukan oleh SMA Muhammadiyah 10 tersebut adalah hal baru ada sebuah sekolah umum mencanangkan sebagai sekolah para atlet. Sehingga, ke depan KONI Jatim berkomitmen membantu sekolah mendesain pembinaan olahraga kepada siswa.
“Ini mudah-mudahan nanti akan dicontoh sebagai pilot project oleh SMA-SMA lain,” katanya mengakhiri. (*/rri/red)
Tags: koni, sekolah atlet, sma muhammadiyah 10, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





