Siswa SMA di Sidoarjo Diajak Lestarikan Batik Budaya Bangsa
SR, Sidoarjo – Siswa SMA Al Muslim Sidoarjo melakukan kegiatan Field Trip di Kampung Batik Surabaya. Field Trip dengan tema Preserving Batik as Indonesian Cultural Heritage memiliki tujuan melestarikan budaya dan warisan bangsa.
Kepala SMA Al Muslim Sidoarjo, Dr. Mahmudah mengatakan, kegiatan itu tidak hanya mengembangkan kreativitas membatik, apabila dipelajari lebih dalam lagi, siswa akan dapat menarik pelajaran tersebut pada berbagai bidang seperti ekonomi, lingkungan dan bidang-bidang lainnya.
“Belajar membatik juga dapat menjadi media untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” kata Mahmudah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/24).
Dengan melakukan kegiatan Field Trip di Kampung Batik ini, diharapkan siswa dapat melakukan tujuan pembangunan yang berkelanjutan mulai dari pelestarian budaya dan warisan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pengembangan pariwisata, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Batik memiliki kontribusi yang baik pada masyarakat. Semakin banyak yang pesan, maka pekerjaan juga banyak sehingga bisa mengajak warga sekitar dan dapat menjadi pemasukan warga,” imbuh Mahmudah.
Kegiatan membatik kain 20 cm x 20 cm ini diawali dengan ngemplong atau mencuci kain mori untuk menghilangkan kanji yang menempel pada kain, kemudian dilanjutkan dengan pengeloyoran yakni memasukkan kain ke minyak jarak atau minyak kacang yang sudah ada di dalam abu merang.
Siswa membuat pola di atas kain lalu dilanjutkan dengan proses mbhatik dengan cara menorehkan cairan lilin (malam) ke kain. Kemudian, siswa melakukan kegiatan nembok yakni menutupi bagian yang tidak diperbolehkan untuk terkena warna dasar.
Selanjutnya adalah medel, merupakan proses pencelupan ke cairan warna secara berulang. Tahap berikutnya adalah ngerok dan mbirah yang berarti lapisan lilin pada kain dikerok secara hati-hati mengunakan lempengan logam kemudian dibilas dengan air bersih lalu diangin-anginkan hingga proses finishing.
Flora salah satu siswa kelas XI Al Alim SMA Al Muslim Sidoarjo mangaku, kegiatan ini seru dan menyenangkan. Ia akhirnya bisa mengetahui proses membatik yang ternyata tidak mudah dan membutuhkan kesabaran, ketelitian dan kreativitas.
“Kita wajib melestarikan warisan dan budaya bangsa. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengenalkan Batik kepada generasi selanjutnya,” kata Flora. (*/rri/red)
Tags: belajar batik, budaya bangsa, sidoarjo, siswa SMA, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





