Puluhan Desa Terdampak Lahar Dingin Gunung Semeru, 42 Warga Juga Ikut Mengungsi
SR, Surabaya – Banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi pada Kamis (18/4/2024) malam membuat puluhan warga mengungsi. Tidak itu saja, sebanyak 10 desa/kelurahan yang tersebar di lima kecamatan Kabupaten Lumajang juga ikut terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang dalam laporannya menyebut, dari lima kecamatan itu terdapat 10 desa/kelurahan. Masing-masing adalah Kecamatan Pronojiwo, terdapat satu desa yakni Pronojiwo. Kemudian Kecamatan Candipuro. Di kecamatan ini desa yang terdampak adalah Jugosari dan Sumberwuluh.
Selanjutnya Kecamatan Pasirian yang meliputi Desa Gondoruso dan Pasirian. Serta Kecamatan Lumajang yang terdapat tiga kelurahan terdampak. Kelurahan Jogoyudan, Rogotrunan, serta Kelurahan Citrodewangsan.
Terakhir adalah Kecamatan Sukodono. Di kecamatan ini desa yang terdampak adalah Sukodono dan Kutorenon.
Sedangkan, warga yang mengungsi berdasarkan laporan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Lumajang, sebanyak 42 orang. Rinciannya, 32 KK (kepala keluarga) mengungsi di Masjid Jami Al Mutadin Jarit, dan 10 KK mengungsi di rumah Sulikah di Bondeli Selatan.
BPBD Lumajang menyebut banjir lahar dingin dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Gunung Semeru. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya banjir lahar dingin dan membuat DAS (daerah alirah sungai) Regoyo meluap.
Akibat peristiwa ini, satu warga dilaporkan meninggal akibat tertimbung longsor. Yakni, Mira (47) warga Desa Sumberurip Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Korban tertimbun longsor saat hujan deras berlangsung sekira 22.53 WIB di kediamannya.
Sejumlah upaya juga dilakukan oleh BPBD Lumajang. Di antaranya, berkoordinasi dengan pihak PVMBG terkait status aktivitas Gunung Semeru, kemudian bersama jajaran TNI/POLRI, perangkat Kecamatan/Desa dan unsur relawan melakukan evakuasi, pendataan dan penanganan.
Mereka juga memberikan himbauan kepada warga sekitar DAS Regoyo sektor Gondoruso untuk tidak mendekati area DAS dan memutus sementara jaringan listrik demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (*/red)
Tags: Gunung semeru, lahar dingin semeru, lumajang
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





