PPKM Darurat Diperpanjang. Ini Alasannya.

Yovie Wicaksono - 20 July 2021
Presiden Joko Widodo. Foto : (BPMI Setpres)

SR, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021.

Dalam konferensi pers virtual bertajuk Pernyataan Presiden RI tentang Perkembangan Terkini PPKM Darurat yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021), Jokowi mengatakan, keputusan perpanjangan diambil setelah mengevaluasi pelaksanaan PPKM Darurat yang dimulai 3 Juli 2021.

Keputusan perpanjangan PPKM Darurat juga diambil untuk menurunkan penularan Covid-19, dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di Rumah Sakit.

“Selama PPKM Darurat, terlihat penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit telah menurun,”ujar Jokowi.

Selama masa PPKM Darurat, pemerintah membatasi pergerakan mobilisasi penduduk.

Untuk perjalanan menggunakan semua moda transportasi, misalnya, warga diwajibkan membawa surat vaksinasi minimal dosis pertama dan hasil tes swab PCR maupun tes antigen yang menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Sedangkan untuk penumpang pesawat, syarat yang berlaku lebih ketat. Penumpang wajib membawa hasil tes swab PCR.

Seperti diketahui, PPKM Darurat telah berlangsung selama dua pekan pada 3 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan PPKM diputuskan setelah angka kasus Covid-19 mengalami lonjakan signifikan hingga melampaui 20 ribu penambahan kasus dalam sehari.

Awalnya, PPKM Darurat berlaku untuk wilayah Jawa dan Bali yang mencakup 44 kabupaten dan kota. Namun sejak 12 Juli, pemerintah memutuskan PPKM juga berlaku di wilayah non-Jawa dan Bali. PPKM di luar Jawa dan Bali meliputi 15 kota dan kabupaten di daerah-daerah dengan angka penyebaran virus corona tertinggi. (ng/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.