Polisi Bubarkan Aksi Perang Sarung di Alun-Alun Ponorogo
SR, Ponorogo – Polres Ponorogo, Jawa Timur membubarkan sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di kawasan Alun-alun Kota Ponorogo, pada Kamis (19/2/2026) .
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Jumat (20/2/2026), mengatakan, pembubaran dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. “Begitu ada laporan masuk terkait dugaan perang sarung, anggota langsung kami kerahkan ke lokasi dan berhasil mencegah sebelum terjadi bentrokan,” kata Andin.
Saat petugas tiba di lokasi, sejumlah remaja terlihat berkumpul sambil membawa sarung. Polisi kemudian membubarkan mereka dan memberikan imbauan agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu konflik.
Menurut Kapolres, mayoritas remaja yang terlibat masih berusia di bawah umur sehingga penanganan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan pembinaan. “Kami kedepankan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.
Ia menambahkan fenomena perang sarung maupun aktivitas “sound horeg” kerap muncul sebagai tradisi musiman saat Ramadhan.
Karena itu, patroli di sejumlah titik rawan dan pusat keramaian ditingkatkan guna menjaga situasi tetap kondusif.
Apabila ke depan ditemukan kejadian serupa dengan eskalasi meningkat, kepolisian akan melibatkan orang tua dan pihak sekolah dalam proses pembinaan.
Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan 110. “Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan selama Ramadan,” katanya. (*/ant/red)
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





