Perkuat Napas Religius, Aula Megawati jadi Pusat Tadarus dan Tarawih
SR, Surabaya – Suasana khidmat menyelimuti Aula Megawati di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jalan Kendangsari nomor 57 Surabaya. Sepanjang bulan suci Ramadan partai berlambang banteng ini secara rutin menggelar rangkaian ibadah mulai dari tadarus Al-Qur’an hingga salat tarawih berjemaah.
Kegiatan yang terbuka bagi pengurus dan masyarakat ini merupakan bentuk konsistensi partai dalam merawat tradisi keagamaan. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyatakan bahwa agenda ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mendoakan kebaikan bangsa.
”Pada kesempatan sore hari ini, kembali kita rutin menggelar agenda serangkaian bulan Ramadan. Kita menggelar tarawih bersama, tadarus, dan mendatangkan kiai secara bergantian untuk memberikan tausiah,” ujar Deni Wicaksono yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

Deni menambahkan bahwa tahun ini terasa lebih semarak dengan kehadiran tokoh agama baru yang mengampu seluruh rangkaian kegiatan religi di DPD. “Alhamdulillah telah bergabung bersama kami saat ini Gus Wahab. Beliau yang akan mengampu kegiatan Ramadan ini,” tambahnya.

Implementasi Pancasila melalui Ibadah
Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jawa Timur, KH. Abdul Wahab Yahya (Gus Wahab), menjelaskan bahwa Aula Megawati kini aktif menghidupkan syiar Keagamaan melalui berbagai kegiatan. Selain tarawih, terdapat pula pengajian kultum (kuliah tujuh menit) yang memberikan siraman rohani bagi para jemaah.
”Alhamdulillah seperti tahun-tahun kemarin yaitu menghidupkan di bulan Ramadan, di antaranya tadarus Al-Qur’an, tarawih, serta pengajian kultum,” ungkap Gus Wahab.
Melalui rangkaian kegiatan di Aula Megawati ini, PDI Perjuangan Jawa Timur ingin membuktikan bahwa nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dapat berjalan beriringan demi membawa berkah bagi seluruh masyarakat. (js/red)
Tags: pdip jatim, superradio.id, tadarus, tarawih
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





