PLATO dan UNICEF Beri Penguatan Manajemen Kebersihan Menstruasi dan Kesehatan Reproduksi melalui UKS

Yovie Wicaksono - 9 September 2022
PLATO dan UNICEF menyelenggarakan Workshop Guru sebagai upaya penguatan program MKM dan Kesehatan Reproduksi melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di Surabaya, Jumat (9/9/2022). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Pandemi Covid-19 di Indonesia sejak 2020 membawa dampak terhambatnya akses informasi kesehatan reproduksi termasuk Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), yakni pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada menstruasi bagi remaja putri.

Proses pembelajaran tatap muka yang sudah dilakukan, tentu membuat remaja putri lebih banyak menghabiskan waktunya di sekolah.

Terkait hal ini, PLATO dengan dukungan UNICEF menyelenggarakan Workshop Guru sebagai upaya penguatan program MKM dan Kesehatan Reproduksi melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di Surabaya, Jumat (9/9/2022).

Direktur PLATO, Dita Amalia mengatakan,
sekolah memiliki peran penting dengan cara mensinergikan program MKM melalui Trias UKS.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru tentang isu MKM, Kesehatan Reproduksi dan pendekatan komunikasi interpersonal untuk menjangkau remaja perempuan di sekolah,” ujar Dita.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun koordinasi untuk mensinergikan Program RCCE (Risk Communication & Community Engagement) dengan program UKS di sekolah masing-masing.

Lalu meningkatkan pemahaman peserta terkait isu MKM dan Kesehatan Reproduksi Remaja, serta teknik komunikasi peserta dalam menjangkau remaja perempuan untuk menerapkan MKM dan kesehatan reproduksi.

“Serta adanya masukan dan rencana aksi dari peserta untuk memperkuat langkah-langkah implementatif dalam pelaksanaan MKM di tingkat sekolah,” imbuh Dita.

Kegiatan ini menghadirkan Dinas Kesehatan Prov. Jawa Timur dan Pemerhati/Pembina UKS sebagai narasumber dan dihadiri 30 orang guru yang mendampingi program UKS di sekolah, baik dari SMP/MTSn/SMPLB maupun SMA/SMK/MAN/SMALB di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Salah satu peserta workshop guru dari SMK 10 Nopember Sidoarjo, Azaliyah, senang dengan kegiatan ini. Menurutnya hal ini penting bagi dirinya yang bertugas menjadi pelaksana UKS di sekolah.

“Kebetulan SMK kita itu sekolah kesehatan, jadi banyak perempuannya, dan untuk tingkat pengetahuan MKM sangat mendukung sekali. Ini bisa menjadi informasi tambahan bagi kami yang nanti bisa disampaikan dan diterapkan di UKS maupun anak-anak,” pungkasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.