Pemkot Surabaya Pasang 68 CCTV di Lokasi Rawan Sampah
SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperketat pengawasan pembuangan sampah liar dengan memasang kamera pengawas di puluhan titik rawan. Langkah ini ditempuh menyusul masih maraknya temuan tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan kota.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Surabaya, Wasis Sutikno menyampaikan sedikitnya 68 lokasi dipetakan sebagai titik rawan dan akan dipasangi CCTV untuk memantau aktivitas pembuangan ilegal.
“Kami identifikasi ada 68 lokasi rawan. Di titik-titik itu akan kami pasang CCTV untuk mengawasi sekaligus menindak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan,” ujarnya dilansir rri.co.id, Rabu (11/2/2026).
Tumpukan sampah liar masih kerap ditemukan di beberapa kawasan, di antaranya Jalan Kali Bokor, Jalan Pakis, serta sekitar Bratang. Jenis sampah yang dibuang tidak hanya sampah rumah tangga, tetapi juga barang berukuran besar seperti kasur hingga perabot bekas.
Menurut Wasis, praktik pembuangan umumnya dilakukan oknum warga pada malam hingga dini hari guna menghindari pengawasan. Selain itu, ada pula sampah yang meluber ke badan jalan karena dibuang di luar titik penampungan resmi.
“Banyak yang membuangnya malam hari. Ada juga yang menaruh sampah di luar TPS sampai meluber ke jalan dan akhirnya menumpuk,” jelasnya.
Sebagai penanganan, DLH bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) rutin melakukan pembersihan serta patroli yustisi di lokasi rawan.
Penindakan diberlakukan melalui sanksi denda administratif hingga tindak pidana ringan (tipiring) sesuai ketentuan peraturan daerah tentang kebersihan dan ketertiban umum.
Di samping penegakan hukum, Pemkot Surabaya juga terus mengedepankan pendekatan edukasi. Sosialisasi pemilahan sampah dari rumah, penguatan bank sampah, serta kampanye pengurangan sampah plastik digencarkan untuk menekan volume buangan ke lingkungan.
Wasis menegaskan, keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. “Pengawasan kami perketat, tapi kunci utamanya tetap kesadaran warga untuk memilah dan membuang sampah pada tempatnya,” ucapnya mengakhiri wawancara. (*/rri/red)
Tags: awasi sampah, CCTV, superradio.id, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





