PDI Perjuangan Target Menang di 13 Wilayah Jatim pada Pilkada 2020

Yovie Wicaksono - 18 February 2020
Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDI Perjuangan Jatim di Sidoarjo, Selasa (18/2/2020). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Sidoarjo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) menargetkan bisa menang di 13 dari 19 kabupaten/kota pada Pilkada Serentak 2020.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, target tersebut merupakan amanah dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri setelah melalui berbagai perhitungan.

“Ibu Ketua Umum meminta pada kita bahwa untuk Pilkada di Jawa Timur, PDI Perjuangan harus mampu memenangkan 13 kabupaten/kota atau sekitar 70 hingga 80 persen kemenangan,” ujar Kusnadi dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDI Perjuangan Jatim di Sidoarjo, Selasa (18/2/2020).

Kusnadi mengatakan, target tersebut bukanlah bentuk arogansi atau kesombongan, namun 2024 merupakan proses regenerasi menyeluruh, yakni Pileg, Pilpres dan Pilkada akan dilaksanakan secara serentak, sehingga PDI Perjuangan harus siap menghadapi proses tersebut.

Terlebih, PDI Perjuangan menargetkan untuk bisa hattrick memenangkan Pilpres tiga kali berturut-turut.

“Walaupun Presiden Jokowi tidak mungkin mencalonkan diri lagi, kita tetap berharap Presiden tetap dari PDI Perjuangan,” ujar pria yang juga menjadi Ketua DPRD Jatim ini.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau para kader untuk bekerja keras, sungguh-sungguh dan solid bergerak bersama untuk memenangkan Pilkada 2020.

“Solid dalam arti kita bergerak bersama. Maka yang diperlukan adalah kerja keras dan kesungguhan untuk mencapai itu semua,” tandasnya.

Sementara itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang turut hadir dalam Rakerda tersebut mengatakan, partai banteng moncong putih ini menargetkan rekomendasi untuk seluruh calon kepala daerah bisa selesai pada akhir Maret 2020.

Ia mengatakan, sembari menunggu semua rekomendasi turun, maka seluruh pengurus daerah diwajibkan untuk memperkuat konsolidasi struktural kepengurusan partai dari tingkat provinsi hingga anak ranting.

“Sebab sembari menunggu semua rekomendasi kepala daerah, wajib buat kita menyiapkan perencanaan. Lalu pembentukan badan saksi, badan pemenangan, badan penanggulangan bencana, dan lainnya. Sehingga ketika rekomendasi calon kepala daerah sudah lengkap, struktur partai langsung bisa bergerak,” ujarnya.

“Kita laksanakan rekomendasi tanpa mempertanyakan, tanpa ada kecualia kita harus siap melaksanakan pemenangannya,” tegas Hasto.

Adapun 19 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak pada 23 September 2020 adalah Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang dan Kabupaten Ngawi.

Kemudian Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Gresik serta Kabupaten Kediri. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.