Pandemi Covid-19, Daya Beli Masyarakat Terhadap Hewan Kurban Diperkirakan Turun

Yovie Wicaksono - 7 July 2020
Ilustrasi. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Pandemi Covid-19 diperkirakan mempengaruhi turunnya daya beli hewan kurban di kalangan masyarakat. Meski pelaksanaan Hari Raya Iduladha  masih menyisakan waktu kurang lebih 1 bulan lamanya, namun indikasi turunya daya beli warga terhadap hewan kurban sudah mulai terlihat.

Salah satu pedagang hewan kurban jenis sapi dan kambing asal Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Samiran mengatakan, jika pada Iduladha tahun lalu, satu bulan sebelum pelaksanaan kurban ia bisa menjual antara 50 sampai 60 ekor sapi. Namun untuk tahun ini di tengah pandemi Covid-19, ia baru bisa menjual 8 ekor sapi.

Oleh karena itu, pria yang  sudah menekuni usaha jual beli sapi selama 30 tahun ini mengaku tidak berani membeli terlalu banyak hewan kurban lantaran situasi saat ini sepi pembeli.

“Kalau tahun sebelumnya berani ngambil sampai 70 ekor sapi, tapi kalau saat ini ada Covid hanya 25 ekor sapi,” paparnya.

Hewan kurban sapi yang biasanya ia jual adalah jenis brahman. Menurutnya sapi jenis brahman memiliki tekstur daging yang lebih padat jika dibandingkan dengan sapi lainnya. Paling murah, sapi jenis brahman ini dijual kisaran 20 juta untuk ukuran usia 2 tahun lebih. Sementara sapi brahman berusia 3 tahun paling mahal dijualnya seharga Rp 35 juta. Harganya tergantung besar kecil ukuran sapi.

Sapi yang ia beli, biasanya diperolehnya langsung dari peternak yang ada di desa maupun di pasar hewan. “Biasanya saya ngambilnya di Pasar Hewan Muning (Kota Kediri) dan Pasar Hewan Ngadiluwih (Kabupaten Kediri),” tuturnya.

Meski mengalami penurunan jumlah pembeli, dirinya tidak sampai merugi. Baginya yang terpenting adalah hewan kurban dagangannya tetap laku.

“Kalau merugi sih nggak, yang terpenting laku. Untung sedikit ya dilepas, apalagi kondisi seperti saat ini,” terangnya.

Selain melayani pembelian hewan kurban sapi, Samiran juga menyediakan stok kambing dengan harga mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 4 juta. Adapun jenis kambing yang dijualnya adalah kambing jawa dan kambing etawa.

“Kalau kambing stoknya nggak begitu banyak. cuman 10 ekor,” timpalnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.